KOTA TANGERANG — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Tangerang, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menghadirkan logo peringatan yang tidak hanya berfungsi sebagai identitas visual, tetapi juga mengandung makna filosofis mendalam tentang perjalanan, semangat, dan arah pembangunan kota.
Logo HUT ke-33 Kota Tangerang dirancang sebagai representasi perjalanan panjang pembangunan kota yang terus bergerak maju, seiring dengan kolaborasi erat antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat. Melalui logo ini, Pemkot Tangerang mengajak masyarakat untuk memahami nilai-nilai yang diusung sekaligus menjadikannya sebagai refleksi semangat bersama dalam menyongsong masa depan Kota Tangerang yang lebih maju dan berkelanjutan.
Logo tersebut memadukan 10 elemen ikonik yang merepresentasikan karakter, sejarah, serta cita-cita Kota Tangerang.
Aliran dinamis dari angka 33 terinspirasi dari Sungai Cisadane, yang melambangkan perjalanan 33 tahun pembangunan Kota Tangerang menuju masa depan yang lebih progresif dan berkelanjutan. Sementara itu, dua figur manusia yang saling bergandengan tangan mencerminkan nilai kolaborasi, kebersamaan, dan persatuan antara pemerintah dan masyarakat.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
Elemen panah ke atas menjadi simbol tekad Kota Tangerang untuk terus berinovasi dan melangkah maju tanpa henti. Perahu naga merefleksikan kekayaan budaya, semangat gotong royong, serta kebersamaan dalam mencapai tujuan bersama.
Keberadaan pesawat terbang melambangkan peran strategis Bandara Soekarno-Hatta sebagai pintu gerbang utama pembangunan Kota Tangerang sekaligus gerbang Indonesia ke dunia internasional di berbagai sektor. Adapun siluet gedung-gedung menggambarkan wajah urban Kota Tangerang yang dinamis dan progresif, serta optimisme terhadap pertumbuhan di berbagai bidang.
Elemen Jam Gede Jasa menggambarkan kontinuitas waktu dan kerja keras yang tak kenal henti, menjadi simbol semangat untuk terus berkembang dari waktu ke waktu. Masjid Raya Al-A’zhom, sebagai salah satu landmark kota, melambangkan nilai spiritualitas dan akhlakul karimah yang menjadi landasan utama pembangunan Kota Tangerang.
Sementara itu, Jembatan Berendeng merepresentasikan keterhubungan dan semangat kebersamaan yang menjadi kekuatan pertumbuhan kota. Terakhir, Tugu Adipura menjadi simbol komitmen Kota Tangerang terhadap budaya hidup bersih, indah, dan berkelanjutan.
Melalui logo HUT ke-33 ini, Pemerintah Kota Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus melayani, membangun, dan bergerak maju bersama masyarakat, demi mewujudkan Kota Tangerang yang semakin berdaya saing, berakhlak, dan sejahtera.
Penulis : abdul
Editor : pjm
Sumber Berita : duadimensi.com































