TANAH DATAR – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02 Simawang menggelar kegiatan Pesantren Ramadan di Masjid Raya Simawang, Nagari Simawang, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, Selasa (24/02/2026) pagi.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Sekolah SDN 02 Simawang, Eldameri, majelis guru sebagai pembimbing, serta para siswa, khususnya siswa kelas 4, 5, dan 6.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh Aidil, siswa kelas 6B. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Kepala Sekolah.
Dalam penyampaiannya, Eldameri menjelaskan bahwa kegiatan Pesantren Ramadan merupakan bagian dari program yang dilaksanakan selama bulan suci Ramadan sesuai arahan pemerintah. Ia menyebutkan bahwa kegiatan tersebut telah memasuki hari kedua pelaksanaan.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, hari ini merupakan hari kedua kegiatan Pesantren Ramadan. Mudah-mudahan ke depan kita dapat melaksanakannya dengan baik sesuai dengan program yang telah disusun,” ujar Kepala Sekolah di hadapan para siswa.
Pada sesi materi, Eldameri mengangkat tema “Membumikan Al-Qur’an.”
Ia menjelaskan bahwa membumikan Al-Qur’an berarti menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari membaca, menghafal, hingga memahami isi kandungannya, serta mengamalkannya dalam kehidupan di rumah, sekolah, maupun lingkungan bermain.
“Al-Qur’an tidak hanya dibaca, tetapi juga harus hadir dalam perilaku kita sehari-hari,” jelasnya kepada para siswa.
Lebih lanjut, ia memaparkan empat cara membumikan Al-Qur’an, yaitu:
Membaca Al-Qur’an.
Menghafal ayat-ayat Al-Qur’an (tahfiz).
Memahami isi Al-Qur’an.
Mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai contoh, Kepala Sekolah mengajak siswa untuk membiasakan perilaku jujur, saling menyayangi sesama teman, patuh kepada orang tua, serta menjaga kebersihan lingkungan.
Ia juga menjelaskan manfaat membumikan Al-Qur’an, di antaranya menjadikan anak lebih dicintai Allah SWT, hati menjadi tenang, serta disukai oleh banyak orang.
Di tempat yang sama, Hendra selaku guru pembimbing menjelaskan kepada wartawan Duadimensi bahwa materi yang disampaikan dalam kegiatan Pesantren Ramadan tersebut mengacu pada surat edaran dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Datar.
Menurutnya, terdapat sembilan materi yang akan disampaikan selama tujuh hari ke depan oleh para guru pembimbing. Selain itu, kegiatan ini juga akan dilengkapi dengan evaluasi berupa ujian praktik, ujian tulis, serta penilaian kehadiran yang nantinya akan menjadi nilai dalam sertifikat Pesantren Ramadan.
Hendra menambahkan, dalam setiap pertemuan para siswa akan mengikuti beberapa kegiatan, di antaranya salat Duha berjamaah, penyampaian materi oleh guru pembimbing, kegiatan tahfiz, serta pembelajaran doa-doa harian, termasuk doa setelah salat.
Pada hari pertama kegiatan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan muazin dilantunkan oleh Fais, siswa kelas 6A.
Penulis : Nico
Editor : Hery Lubis
































