JAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat memperingati Hari Kartini melalui kegiatan bertajuk Kartini Re:Power Jakarta Barat “Perempuan Berdaya, Jakarta Mendunia Berakar Budaya” di Walkot Farm 4.0, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Rabu (22/4).
Peringatan ini tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum memperkuat peran perempuan sebagai pilar keluarga, penjaga nilai budaya, sekaligus penggerak ekonomi.
Kegiatan diisi dengan penandatanganan dan pembacaan deklarasi perempuan berdaya, talkshow inspiratif, penanaman pohon, hingga peragaan busana Batik Gobang.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah, Deputi Kesetaraan Gender Kementerian PPPA Amurwani Dwi Lestariningsih, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani dan Ima Mahdiah, Ketua DWP DKI Jakarta Lisniawati Uus, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Nurul Wahida, serta Kepala BPN Jakarta Barat Shinta Purwitasari.
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi bagi perempuan untuk semakin tangguh dan berdaya di tengah tantangan zaman.
“Perempuan hari ini dituntut tidak hanya kuat, tetapi juga mampu berperan di berbagai bidang. Dengan kolaborasi yang dibangun, perempuan Jakarta Barat diharapkan semakin berdaya dan mampu memberikan kontribusi nyata,” ujarnya.
Ia menambahkan, rangkaian peringatan Hari Kartini akan berlangsung hingga Jumat (24/4), dengan berbagai kegiatan seperti penanaman labu madu dan golden melon, deklarasi komitmen perempuan berdaya, talkshow, fashion show, hingga bazar.
Menurutnya, perkembangan zaman menuntut perempuan memiliki kemampuan multi talenta, tidak hanya dalam mengurus rumah tangga, tetapi juga berperan dalam mendukung ketahanan pangan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan.
Meski demikian, Iin mengingatkan pentingnya peran perempuan sebagai ibu dalam mendidik generasi penerus, terutama dalam menghadapi tantangan digitalisasi, termasuk mengantisipasi kecanduan gadget pada anak.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rani Mauliani, menilai kegiatan ini menjadi simbol solidaritas dan penguatan peran perempuan di berbagai sektor kehidupan.
“Perempuan hari ini harus mampu menjadi rumah bagi anak-anaknya, sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Kehadiran perempuan tidak lagi bisa dipandang sebelah mata,” tegasnya.
Ia menambahkan, perempuan masa kini tidak hanya berperan membantu ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan karya dan perubahan nyata di masyarakat.
Penulis : Fam
Editor : Redaksi































