JAKARTA – Wajah Jakarta Barat pasca Lebaran 2026 berubah drastis. Alih-alih menghadirkan lingkungan yang bersih dan nyaman, sejumlah wilayah justru dipenuhi tumpukan sampah yang mengganggu pemandangan dan kesehatan warga.
Kondisi ini memicu keprihatinan masyarakat terhadap kinerja aparatur pemerintah, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang bertanggung jawab dalam pengelolaan sampah.
Pantauan di lapangan menunjukkan tumpukan sampah terlihat di sepanjang Jalan Benda–Kamal, Kelurahan Tegal Alur, serta di beberapa titik lain di wilayah RW 13 Kelurahan Kalideres Jakarta Barat, juga terlihat sampah menggunung belum diangkut semenjak libur lebaran lalu.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sampah yang menggunung tidak hanya merusak estetika lingkungan, tetapi juga menimbulkan bau menyengat.
Seorang warga setempat mengungkapkan bahwa kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama tanpa penanganan serius.
“Sudah berbulan-bulan tidak diangkut. Selain tidak enak dilihat, baunya juga sangat mengganggu,” ujarnya.(28/3/2026)
Minimnya penanganan ini menimbulkan pertanyaan publik terhadap respons dan kinerja Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Barat.
Hingga berita ini diturunkan,
Kepala Sudin LH Jakarta Barat, Haryadi, menuturkan pihaknya akan menindak lanjuti laporan warga melalui Kasatpel yang ada diwilayahnya
“Iya bang nanti di tindak lanjuti sama Kasatpel Kalideres.” singkatnya.
Penulis : Hery
Editor : Redaksi































