KOTA TANGERANG – Kebakaran melanda kawasan rumah tinggal berupa kontrakan di Jalan Benteng Betawi Gang H. Numin, RT 004/RW 015, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, pada Selasa, 20 Januari 2026 dini hari. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 01.47 WIB dan diduga dipicu oleh korsleting listrik.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Korban Cibodas BPBD Kota Tangerang melalui laporan Pusdalops Mako menyebutkan, petugas menerima laporan dari warga bernama Irfan. Unit pemadam langsung diberangkatkan pada pukul 01.55 WIB dan tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 02.10 WIB.
Dalam kejadian tersebut, api menghanguskan sekitar 30 pintu kontrakan dengan luas area terdampak mencapai kurang lebih 500 meter persegi. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa ini, sementara nilai kerugian material masih dalam proses pendataan.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S Rahman, mengatakan bahwa respons cepat petugas menjadi kunci utama dalam mengendalikan kebakaran.
“Begitu laporan kami terima, unit langsung bergerak ke lokasi untuk mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitarnya,” ujar Andia.
Andia menambahkan, kebakaran di kawasan permukiman padat membutuhkan penanganan ekstra dan koordinasi yang cepat antarunit.
“Kami mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik, terutama di rumah kontrakan atau bangunan lama, guna meminimalisir risiko kebakaran,” katanya.
Untuk memadamkan api, BPBD Kota Tangerang mengerahkan 14 unit armada gabungan yang terdiri dari Mako, UPT Cibodas, UPT Batu Ceper, dan Pos Blendung. Sebanyak 49 personel gabungan diterjunkan ke lokasi dan berhasil mengendalikan serta menuntaskan penanganan kebakaran sekitar pukul 03.59 WIB.
Penanganan kebakaran tersebut dipimpin langsung oleh Perwira Piket, Sarpa Wasesa, selaku Kepala Seksi KL. Hingga saat ini, BPBD Kota Tangerang masih melakukan pendataan lanjutan terkait dampak kebakaran tersebut.
Kebakaran Kontrakan di Tanah Tinggi Hanguskan Puluhan Pintu, Damkar Kerahkan 14 Unit
Tangerang – Kebakaran melanda kawasan rumah tinggal berupa kontrakan di Jalan Benteng Betawi Gang H. Numin, RT 004/RW 015, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, pada Selasa, 20 Januari 2026 dini hari. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 01.47 WIB dan diduga dipicu oleh korsleting listrik.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Korban Cibodas BPBD Kota Tangerang melalui laporan Pusdalops Mako menyebutkan, petugas menerima laporan dari warga bernama Irfan. Unit pemadam langsung diberangkatkan pada pukul 01.55 WIB dan tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 02.10 WIB.
Dalam kejadian tersebut, api menghanguskan sekitar 30 pintu kontrakan dengan luas area terdampak mencapai kurang lebih 500 meter persegi. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa ini, sementara nilai kerugian material masih dalam proses pendataan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S Rahman, mengatakan bahwa respons cepat petugas menjadi kunci utama dalam mengendalikan kebakaran.
“Begitu laporan kami terima, unit langsung bergerak ke lokasi untuk mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitarnya,” ujar Andia.
Andia menambahkan, kebakaran di kawasan permukiman padat membutuhkan penanganan ekstra dan koordinasi yang cepat antarunit.
“Kami mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik, terutama di rumah kontrakan atau bangunan lama, guna meminimalisir risiko kebakaran,” katanya.
Untuk memadamkan api, BPBD Kota Tangerang mengerahkan 14 unit armada gabungan yang terdiri dari Mako, UPT Cibodas, UPT Batu Ceper, dan Pos Blendung. Sebanyak 49 personel gabungan diterjunkan ke lokasi dan berhasil mengendalikan serta menuntaskan penanganan kebakaran sekitar pukul 03.59 WIB.
Penanganan kebakaran tersebut dipimpin langsung oleh Perwira Piket, Sarpa Wasesa, selaku Kepala Seksi KL. Hingga saat ini, BPBD Kota Tangerang masih melakukan pendataan lanjutan terkait dampak kebakaran tersebut.
Penulis : abdul
Editor : pjm
































