TAPSEL, SUMUT – Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara, terus bertambah. Hingga Jumat (28/11/2025), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Selatan melaporkan total 43 orang meninggal dunia, puluhan warga luka-luka, serta ribuan lainnya terpaksa mengungsi.
Rincian Korban Jiwa
BPBD Tapanuli Selatan merilis data terbaru sebagai berikut:
- Total Meninggal Dunia: 43 orang
- Kecamatan Sipirok: 1 orang
- Kecamatan Angkola Barat: 1 orang
- Kecamatan Batangtoru: 31 orang
- Kecamatan Angkola Sangkunur: 9 orang
- Kecamatan Angkola Selatan: 1 orang
Korban Luka-luka dan Hilang
- Kecamatan Sipirok: 1 luka berat (terhanyut)
- Kecamatan Angkola Barat: 1 luka berat (tertimpa pohon tumbang)
- Kecamatan Batangtoru: 36 luka berat dan ringan
- Kecamatan Angkola Sangkunur: 11 orang tertimbun dan hingga kini belum ditemukan
Pengungsi dan Kerugian
Sekitar 3.805 jiwa telah mengungsi dari wilayah terdampak. Sementara itu, BPBD menyebut kerugian material masih dalam proses pendataan.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
Wilayah Terdampak
Bencana banjir dan longsor melanda sedikitnya 12 kecamatan, yakni:
- Kecamatan Sipirok
- Kecamatan Marancar
- Kecamatan Batang Toru
- Kecamatan Angkola Barat
- Kecamatan Muara Batang Toru
- Kecamatan Angkola Sangkunur
- Kecamatan Angkola Selatan
- Kecamatan Sayur Matingi
- Kecamatan Batang Angkola
- Kecamatan Tanah Timbangan Angkola
- Kecamatan Angkola Muara Tais
- Kecamatan Arse
Upaya Penanganan
BPBD Kabupaten Tapanuli Selatan bersama TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, dan Basarnas terus melakukan kaji cepat, evakuasi korban, membuka akses jalan yang tertimbun material longsor, serta pembersihan sisa-sisa banjir di sejumlah lokasi.
Kebutuhan Mendesak
BPBD menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak untuk penanganan darurat di lapangan, di antaranya:
- Paket sembako
- Family Kit
- Kitchen Kit
- Tenda pengungsi
- Tenda keluarga
- Kasur lipat dan selimut
- Perahu karet
- Chainsaw
- Alat kebersihan (cangkul, sekop, serok, dll.)
- Makanan siap saji
- Penambahan personel lapangan
Informasi ini disampaikan oleh Zulkarnaen Siregar, Kalaksa BPBD Kabupaten Tapanuli Selatan.
Penulis : mansur lubis
Editor : pjm
Sumber Berita : duadimensi.com































