PURWAKARTA – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, para pedagang kecil di wilayah Munjul Jaya, Purwakarta, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, aksi pencurian tabung gas Elpiji 3 kilogram dilaporkan semakin marak dan meresahkan masyarakat, khususnya pemilik warung makan dan kios yang bergantung pada pasokan gas untuk operasional sehari-hari.
Kondisi ekonomi yang kian sulit serta meningkatnya kebutuhan bahan pokok diduga menjadi salah satu faktor pendorong meningkatnya tindak kriminalitas tersebut. Para pelaku menyasar warung nasi, toko kelontong, hingga kios kecil yang dinilai memiliki stok tabung gas dalam jumlah lebih dari satu.
Salah satu peristiwa pencurian terjadi pada Minggu malam hingga Senin dini hari (16/2/2025) di Kampung Margajaya RT 13/RW 11, Munjul Jaya, Purwakarta. Warung nasi milik seorang pedagang bernama Tati menjadi sasaran pembobolan maling.
Pemilik warung menuturkan, kejadian baru diketahui saat dirinya hendak memulai aktivitas memasak selepas salat Subuh.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya kaget, waktu mau mulai masak seperti biasa. Pas buka warung, kunci rolling door sudah bolong dan terbuka. Setelah saya cek ke dapur, empat tabung gas Elpiji 3 kilogram yang biasa dipakai jualan sudah hilang,” ujarnya kepada wartawan.
Ia memperkirakan aksi pencurian terjadi sekitar pukul 03.00 WIB saat situasi lingkungan masih sepi. Peristiwa tersebut merupakan kejadian pertama yang dialaminya selama hampir enam tahun berjualan di lokasi tersebut.
Akibat kejadian itu, korban harus menanggung kerugian materi sekaligus terganggunya aktivitas usaha yang menjadi sumber penghidupan sehari-hari.
Tati pun mengimbau sesama pedagang agar lebih berhati-hati dan meningkatkan pengamanan, terutama pada malam hingga dini hari saat warung tutup.
“Saya harap pedagang lain lebih waspada. Maling tabung gas sekarang mengintai saat kita lengah,” katanya.
Ia juga berharap aparat penegak hukum segera mengungkap dan menangkap pelaku, mengingat aksi pencurian tabung gas Elpiji dinilai sudah sangat meresahkan masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil di wilayah Purwakarta.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pedagang untuk menambah sistem keamanan, seperti pemasangan gembok tambahan, kamera pengawas, maupun penitipan tabung gas di tempat yang lebih aman guna meminimalisir risiko pencurian menjelang Ramadhan.
Penulis : asbud
Editor : pjm
































