SUKABUMI – Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini mulai menjadi perhatian serius dalam pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Sukabumi. Hal itu terlihat dalam kegiatan Workshop Pemanfaatan AI untuk Pelaku Ekonomi Kreatif yang dihadiri Anggota DPR RI Komisi VII Iman Adinugraha di Resto Teras Muara, Pelabuhan ratu, Minggu (24/05/2026).
Kegiatan tersebut diikuti puluhan pelaku usaha mikro ekonomi kreatif (ekraf) serta kreator konten dari berbagai wilayah di Sukabumi. Workshop ini merupakan kolaborasi antara Direktorat Teknologi Digital Baru Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf)/Badan Ekonomi Kreatif bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, dengan melibatkan pemuda kreatif dari KNPI Kabupaten Sukabumi sebagai narasumber.
Dalam sambutannya, Iman Adinugraha menegaskan bahwa kemajuan sebuah daerah sangat dipengaruhi oleh bagaimana daerah tersebut dipromosikan kepada masyarakat luas, khususnya melalui media digital.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Silakan buat konten dan berita yang berimbang tentang Sukabumi. Kita perlu mengabarkan keindahan dan potensi daerah agar wisata kita semakin mendunia,” ujar Iman.
Menurutnya, promosi daerah bukan hanya sekadar menampilkan keindahan alam, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk menarik minat investor agar menanamkan modal di Sukabumi, khususnya kawasan Palabuhanratu.
“Ketika investasi tumbuh, Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan meningkat, dan efek dominonya daya beli masyarakat juga ikut terdorong naik,” tambahnya.
Dalam sesi workshop, para peserta diberikan pemahaman mengenai pemanfaatan AI untuk mendukung pemasaran digital, pembuatan konten, hingga efisiensi produksi promosi usaha.
Narasumber dari KNPI Kabupaten Sukabumi menjelaskan bahwa teknologi AI dapat memangkas biaya operasional pemasaran yang selama ini menjadi kendala bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.
Salah seorang peserta, Fauzan, kreator konten asal Cikidang, mengaku mendapatkan banyak manfaat setelah mencoba langsung berbagai tools AI dalam pelatihan tersebut.
“Alhamdulillah, setelah mengenal AI hari ini, kami merasa sangat terbantu. Contoh kecil saja, kalau mau buat konsep konten atau draf berita, kita tinggal berdiskusi dengan AI. Setelah hasilnya keluar, kita tinggal merapikan sedikit. Kerja jadi jauh lebih cepat dan praktis,” ungkap Fauzan dengan antusias.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelaku ekonomi kreatif di Sukabumi semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi digital dan mampu memanfaatkan AI sebagai peluang baru untuk meningkatkan daya saing usaha serta memperluas promosi potensi daerah hingga ke tingkat nasional maupun internasional.
Penulis : Asep
Editor : Pjm































