JAKARTA — Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menegaskan pentingnya komitmen pelayanan publik yang berkualitas bagi seluruh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.
Hal tersebut disampaikannya saat penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada 484 PPPK Paruh Waktu di Ruang MH Thamrin, Gedung B, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jumat (2/1).
Menurut Iin, aparatur pemerintah memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat. Oleh karena itu, setiap PPPK Paruh Waktu dituntut mampu memberikan pelayanan terbaik yang tepat sasaran dan berorientasi pada kepentingan warga.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pelayanan prima itu bukan sekadar bekerja, tetapi bagaimana kita benar-benar hadir untuk masyarakat. Masyarakat adalah fokus utama kita sebagai pelayan publik,” ujar Iin.
Ia juga mengingatkan agar para PPPK Paruh Waktu konsisten menerapkan prinsip 4S, yakni Senyum, Sapa, Salam, dan Santun, serta menyampaikan informasi yang akurat dan bertanggung jawab.
Pemahaman terhadap tugas pokok dan fungsi di masing-masing unit kerja pun menjadi hal yang tidak bisa ditawar.
Lebih lanjut, Iin mendorong para PPPK Paruh Waktu untuk menumbuhkan semangat kerja baru dengan mengimplementasikan nilai dasar ASN, yakni BERAKHLAK. Nilai tersebut meliputi Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif sebagai fondasi budaya kerja aparatur sipil negara.
“Dengan menerapkan nilai BERAKHLAK, saya berharap seluruh rekan-rekan dapat bekerja secara profesional, berintegritas, serta mampu menjadi perekat persatuan dalam kehidupan berbangsa,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Jakarta Barat juga menyampaikan apresiasi kepada para penerima SK yang telah menempuh perjalanan pengabdian panjang.
Sebagian besar dari mereka sebelumnya mengawali karier sebagai tenaga kontrak, Pekerja Harian Lepas (PHL), hingga Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP), bahkan ada yang telah mengabdi sejak era 1990-an.
“Pengabdian panjang ini patut diapresiasi. Terima kasih atas dedikasi rekan-rekan semua dalam mendukung roda pemerintahan, khususnya di Jakarta Barat,” ungkapnya.
Selain itu, Iin turut mendorong PPPK Paruh Waktu yang masih berpendidikan SMA agar melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana (S1). Menurutnya, peningkatan kompetensi menjadi kunci pengembangan karier di masa depan.
Sementara itu, Wahyudi (53), petugas Pengamanan Dalam Kantor Wali Kota Jakarta Barat, mengaku bersyukur atas pengangkatan dirinya sebagai PPPK Paruh Waktu.
“Alhamdulillah, saya merasa sangat senang dan bersyukur. Ini menjadi peningkatan status kerja saya, dari sebelumnya PJLP kini menjadi PPPK Paruh Waktu,” tuturnya.
Ia berharap ke depan dapat terus meningkatkan kinerja dan memperoleh kesempatan menjadi PPPK Penuh Waktu.
“Ini menambah motivasi saya untuk bekerja lebih baik dan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.
Penulis : Rls
Editor : Hery Lubis





























