JAKARTA – Suasana khidmat dan penuh kedamaian mewarnai Perayaan Hari Raya Thaipusam umat Hindu yang digelar di Murugan Temple, Jalan Daan Mogot, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (1/2). Perayaan tersebut turut dihadiri Wali Kota Administrasi Jakarta Barat, Iin Mutmainnah.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota didampingi Plt. Camat Kalideres Raditian Ramajaya beserta jajaran, serta Lurah Kalideres Rizky Raya Dwiputra. Kehadiran rombongan Pemerintah Kota Jakarta Barat disambut hangat oleh pengurus Yayasan Shree Sanathana Dharma Aalayam, para tokoh umat Hindu, serta umat yang mengikuti rangkaian ibadah Thaipusam.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Shree Sanathana Dharma Aalayam, Kobalen, menjelaskan bahwa Hari Raya Thaipusam memiliki makna spiritual mendalam sebagai peringatan kemenangan Dewa Kartikeya atas kejahatan, yang melambangkan kejayaan nilai dharma dan ahimsa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Thaipusam mengajarkan umat tentang kemenangan melawan hawa nafsu dan sifat buruk dalam diri. Susu yang dibawa umat hari ini menjadi simbol kesucian pikiran serta ketulusan hati dalam menjalani ibadah,” ujar Kobalen.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jakarta Barat atas kehadiran Wali Kota dalam perayaan keagamaan umat Hindu tersebut, yang dinilainya sebagai wujud nyata dukungan terhadap nilai toleransi dan kebebasan beragama.
Sementara itu, Wali Kota Iin Mutmainnah menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam merawat keberagaman dan keharmonisan sosial di Jakarta Barat.
“Keberagaman adalah kekuatan kita bersama. Jakarta Barat berdiri di atas nilai saling menghormati, dan perayaan seperti ini menjadi pengingat bahwa perbedaan justru menyatukan,” kata Iin.
Ia menambahkan, pesan kemenangan dalam perayaan Thaipusam sejalan dengan nilai universal yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, seperti pengendalian diri, menumbuhkan kebajikan, serta menjaga keseimbangan dan harmoni sosial.
Dalam kesempatan tersebut, Iin juga mengapresiasi Murugan Temple yang dinilai tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga berpotensi menjadi ruang ibadah yang ramah anak dan keluarga, sekaligus bagian dari kekayaan budaya Jakarta Barat.
“Kami mendorong tempat ibadah menjadi ruang yang inklusif dan ramah anak. Ini selaras dengan upaya mewujudkan Jakarta Barat sebagai Kota Layak Anak,” ungkapnya.
Perayaan Hari Raya Thaipusam di Murugan Temple berlangsung tertib, damai, dan sarat nilai spiritual. Kehadiran umat dari berbagai wilayah semakin menegaskan bahwa toleransi dan persatuan antarumat beragama terus tumbuh dan terjaga di Jakarta Barat.
Penulis : Rls
Editor : Hery Lubis































