JAKARTA – Upaya mendukung gerakan literasi sekaligus pencegahan stunting pada anak terus digencarkan oleh Pemerintah Kota Jakarta Barat. Hal ini ditandai dengan peluncuran buku edukasi anak berjudul Mimpi Lala karya Bunda PAUD Jakarta Barat, Lisniawati Uus, di Walkot Farm, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Selasa (25/8).
Acara peluncuran berlangsung meriah dengan kehadiran sejumlah tokoh penting, di antaranya Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto, Wakil Wali Kota Yuli Hartono, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana, Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta Iin Mutmainnah, pimpinan penerbit Erlangga Hendro Suryo Putro, serta Wakil Ketua PP Bunda PAUD DKI Jakarta Ani Wahyu.
Dalam sambutannya, Lisniawati mengungkapkan, buku Mimpi Lala lahir dari kepedulian terhadap anak usia dini, khususnya mereka yang berisiko mengalami stunting. Cerita sederhana yang ditulisnya dirancang untuk mengajak anak-anak gemar mengonsumsi buah-buahan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Buku ini dikemas dengan bahasa yang ringan, penuh warna, dan dilengkapi ilustrasi menarik agar anak-anak tidak hanya sekadar membuka halaman pertama, tapi juga terbawa membaca hingga akhir. Pesan utamanya, anak perlu mendapat stimulasi sejak dini supaya terbiasa mengonsumsi makanan bergizi,” ujarnya.
Buku tersebut mengisahkan tokoh Lala, seorang anak yang enggan makan buah. Melalui mimpi, Lala bertemu peri yang kemudian menuntunnya hingga akhirnya mau mencoba buah-buahan. Dengan pendekatan cerita fantasi, Lisniawati berharap pesan edukasi lebih mudah diterima oleh anak-anak.
Pada edisi perdana, Mimpi Lala dicetak sebanyak 5.000 eksemplar. Buku ini akan didistribusikan ke berbagai perpustakaan, RPTRA, PAUD, sekolah dasar, hingga pojok baca di wilayah DKI Jakarta. Ia juga membuka peluang agar cerita ini berkembang menjadi perlombaan atau karya kreatif turunan lainnya.
Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto, memberikan apresiasi atas hadirnya buku tersebut. Menurutnya, karya Lisniawati bukan sekadar peluncuran buku, tetapi juga bentuk nyata komitmen dalam membangun budaya literasi.
“Anak-anak yang rajin membaca adalah generasi cerdas sekaligus calon pemimpin di masa depan. Semoga buku ini menjadi inspirasi bagi banyak keluarga dalam membimbing anak-anak mencapai cita-citanya menuju generasi emas 2045,” tutur Uus.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, turut menilai Mimpi Lala sebagai karya inspiratif yang lahir dari pengalaman langsung Bunda PAUD saat mendampingi kegiatan belajar anak-anak. “Karya ini tidak hanya menambah khasanah literasi, tetapi juga membawa manfaat besar bagi tumbuh kembang anak,” ucapnya.
Peluncuran buku semakin semarak dengan beragam kegiatan pendukung, seperti lomba mewarnai tokoh Lala yang diikuti 200 murid PAUD dan SD, penampilan drama musikal, talk show interaktif, pemberian apresiasi bagi Bunda PAUD dan pemenang lomba, hingga suguhan pertunjukan musik serta dongeng anak.
Penulis : Rls
Editor : Hery Lubis