Menpora Sambut Langsung Kedatangan Kontingen Paralimpiade 2024 Indonesia di Bandara

- Jurnalis

Rabu, 11 September 2024 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo menyambut kedatangan Kontingen Paralimpiade Indonesia kembali ke Tanah Air, Selasa (10/9) sore. Sebanyak 35 atlet kembali ke Tanah Air setelah berlaga membawa nama Indonesia dalam Paralimpiade Paris 2024 yang berlangsung selama 12 hari, 28 Agustus sampai 8 September 2024.

Menpora Dito mengalungkan bunga kepada satu per satu atlet yang tiba di Gedung VVIP Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Dalam kesempatan itu Menpora didampingi Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Senny Marbun dan Chef de Mission (CdM) Kontingen Paralimpiade Indonesia Reda Manthovani.

“Selamat datang kepada kontingen Indonesia Paralimpiade 2024. Kepada para atlet, para pelatih dan ofisial, selamat datang kembali di Tanah Air,” ujar Menpora Dito.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menpora memberikan apresiasi atas perjuangan para atlet Indonesia. Pasalnya para atlet berhasil pulang membawa pulang 14 medali, yang merupakan pencapaian terbanyak Indonesia selama keikutsertaan dalam Paralimpiade.

Tiga cabang olahraga (cabor) menyumbang medali untuk Indonesia. Dari cabang bulu tangkis, medali emas didulang pasangan Hikmat Ramdani/Leani Ratri Oktila di nomor ganda campuran SL3-SU5. Medali perak diraih Qonitah Ikhtiar Syakuroh di nomor tunggal putri SL 3, pasangan Fredy Setiawan/Khalimatus Sadiyah di nomor ganda campuran SL3-SU5, Leani Ratri Oktilla di tunggal putri SL4 dan Suryo Nugroho tunggal putra SU5.

Baca Juga :  Warga Desa Krinjing Tak Percaya Kalau Kadesnya Melakukan Korupsi

Sementara perunggu diraih pasangan Subhan/Rina Marlina di nomor ganda campuran SH6, Dheva Anrimusthi di tunggal putra SU5, dan Fredy Setiawan pada tunggal putra SL4.

Kemudian di cabor boccia, medali perak diraih Muhammad Bintang Satria pada nomor perorangan putra BC2 serta dari nomor tim campuran BC1/BC1 oleh Muhamad Afrizal Syafa, Felix Ardhi Yudha, dan Gischa Zayana. Sementara medali perunggu dipersembahkan Gischa Zayana di nomor perorangan putri BC2 dan Muhamad Afrizal Syafa di nomor perorangan putra BC1.

Sedangkan di cabor atletik medali perak diraih Saptoyogo Purnomo di nomor lari 100 meter T37 putra. Sapto mempersembahkan medali perak dengan catatan waktu 11,26 detik. Prestasi ini diikuti Karisma Evi Tiarani yang meraih perak di nomor lari 100 T63 putri. Hebatnya, Karisma memecahkan rekor dunia T42 dengan catatan waktu 14,26 detik.

Baca Juga :  Wujudkan Pemerintahan yang Transparan dan Akuntabel, Pj Serahkan LKPD ke BPK

“Selain perolehan medali terbanyak, ini juga kontingennya atlet terbanyak yang lolos kualifikasi Paralimpiade,” tutur Menpora Dito.

Lebih lanjut Menpora bersyukur lantaran Kontingen Indonesia sukses melampaui capaian target yang sudah dipasang saat pengukuhan dan pelepasan sebelumnya. Dari target satu emas, dua perak, dan tiga perunggu, Indonesia sukses mengukir sejarah membawa pulang satu emas, delapan perak, dan lima perunggu.

“Saya mewakili pemerintah mengucapkan banyak terima kasih karena sudah mengukir sejarah, menorehkan motivasi, dan yang paling penting adalah kalian semua adalah inspirasi khususnya buat generasi muda dan juga seluruh masyarakat Indonesia. Bahwa ketika kita punya semangat, kita pasti bisa,” tutur Menpora Dito.

Menpora berharap pencapaian ini merupakan awal dari peningkatan signifikan perolehan medali Indonesia pada Paralimpiade berikutnya di tahun 2028. Khususnya menambah medali emas dan cabang olahraga (cabor) yang menyumbang medali.

“Kali ini tiga cabang olahraga yang mendapatkan medali. Atletik, badminton, dan boccia. Semoga Paralimpiade selanjutnya minimal enam cabang olahraga,” tegas Menpora Dito.

Penulis : Danang

Editor : Hery Lubis

Sumber Berita : dua dimensi. com

Berita Terkait

Jelang Muskerwil PWNU Banten Gelar Rapat Pengurus Harian
Pembangunan SMAN 1 Pondok Salam Purwakarta Perlu Pengawasan Lebih Serius
STES TUNAS PALAPA Gelar Kuliah Umum Dan PKKMB Tahun 2025
Insentif Linmas Tiyuh Pagar Jaya Kec, Lambu Kibang Telah di Cairkan
PPK dan PPTK Terus Melakukan Pengawasan Pembangunan Gedung Kantor Bersama Pemkab Tubaba
Fire Fighter Skill Challenge: Ajang Uji Ketangguhan dan Kekompakan Anggota BPBD Kota Tangerang
Plasma Darah Tak Lagi Terbuang, PMI Kota Tangerang Jadi Bagian Program Fraksionasi Nasional ke Korea
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak, Dinkes Kota Tangerang Gelar Pelatihan Bidan

Berita Terkait

Minggu, 31 Agustus 2025 - 11:00 WIB

Jelang Muskerwil PWNU Banten Gelar Rapat Pengurus Harian

Minggu, 31 Agustus 2025 - 10:37 WIB

Pembangunan SMAN 1 Pondok Salam Purwakarta Perlu Pengawasan Lebih Serius

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 21:20 WIB

STES TUNAS PALAPA Gelar Kuliah Umum Dan PKKMB Tahun 2025

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 21:17 WIB

Insentif Linmas Tiyuh Pagar Jaya Kec, Lambu Kibang Telah di Cairkan

Jumat, 29 Agustus 2025 - 19:18 WIB

PPK dan PPTK Terus Melakukan Pengawasan Pembangunan Gedung Kantor Bersama Pemkab Tubaba

Jumat, 29 Agustus 2025 - 19:04 WIB

Fire Fighter Skill Challenge: Ajang Uji Ketangguhan dan Kekompakan Anggota BPBD Kota Tangerang

Jumat, 29 Agustus 2025 - 19:01 WIB

Plasma Darah Tak Lagi Terbuang, PMI Kota Tangerang Jadi Bagian Program Fraksionasi Nasional ke Korea

Jumat, 29 Agustus 2025 - 18:57 WIB

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak, Dinkes Kota Tangerang Gelar Pelatihan Bidan

Berita Terbaru

Daerah

Jelang Muskerwil PWNU Banten Gelar Rapat Pengurus Harian

Minggu, 31 Agu 2025 - 11:00 WIB