KOTA TANGERANG – Puluhan anak-anak bersama warga Kampung Gubuk mengikuti kegiatan buka puasa bersama dan belajar keagamaan di Pendopo Wakil Walikota Kota Tangerang, Kecamatan Pinang, Selasa (03/03/2026).
Kegiatan tersebut digelar oleh Pengurus Rayon (PR) PMII Ahwalus Syakhsiyyah dan Hukum Ekonomi Syariah Komisariat STISNU Nusantara Kota Tangerang dalam tajuk Berbagi dan Buka Bersama, pada momentum Ramadhan 1447 Hijriah. Acara ini diikuti anak-anak serta warga sekitar dengan penuh antusias.
Ketua Rayon PMII Hukum Ekonomi Syariah, Miftahul Khoiri Asrori, menegaskan bahwa PMII harus hadir sebagai gerakan sosial yang nyata di tengah masyarakat, bukan sekadar organisasi kaderisasi di lingkungan kampus.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
“PMII harus hadir bukan hanya sebagai organisasi kaderisasi, tetapi juga sebagai gerakan sosial yang nyata. Kami ingin Ramadhan ini menjadi momentum kebermanfaatan dan penguatan kepedulian terhadap masyarakat. Dari kepedulian kecil yang dilakukan bersama, insyaAllah akan lahir dampak yang besar,” ujarnya.
Rangkaian acara meliputi penyerahan sumbangan pakaian kepada warga, pembelajaran mengaji bersama anak-anak, ngabuburit dan doa bersama, hingga pembagian takjil serta buka puasa bersama. Menurut Miftahul, kegiatan tersebut menjadi sarana membangun kedekatan emosional antara mahasiswa dan masyarakat.
“Kami ingin membuktikan bahwa mahasiswa tidak jauh dari rakyat. Ketika kita turun langsung, berinteraksi, mengajar mengaji, dan berbagi makanan, di situlah nilai-nilai PMII benar-benar hidup, ” tambahnya.
Sejak sore hari, anak-anak tampak semangat mengikuti pembelajaran mengaji bersama para mahasiswa sebelum akhirnya berbuka puasa bersama dalam suasana penuh kebersamaan.
Sementara itu, Ketua Rayon PMII Ahwalus Syakhsiyyah, Bunga Meylina Zumarnis, berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin, khususnya pembelajaran mengaji bagi anak-anak.
“Saya berharap pembelajaran mengaji bersama anak-anak bisa rutin dilaksanakan. Daripada anak-anak lebih banyak bermain handphone, begadang, atau melakukan hal-hal yang kurang positif, lebih baik diarahkan pada kegiatan yang bermanfaat,” katanya.
Ia juga berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah agar gerakan sosial mahasiswa semakin berdampak luas.
“Ke depan kami berharap Wakil Walikota Kota Tangerang bisa membersamai kegiatan-kegiatan sosial seperti ini. Dukungan dan kebersamaan dari pemerintah tentu menjadi energi positif bagi gerakan mahasiswa dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, kader PMII Komisariat STISNU Nusantara Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus bergerak, bersinergi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Kota Tangerang. Ramadhan pun dimaknai bukan sekadar ibadah personal, tetapi juga momentum memperkuat ukhuwah, menanamkan nilai kemanusiaan, serta berbagi kebahagiaan dengan sesama.
Penulis : abdul
Editor : pjm
































