PURWAKARTA – Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar kegiatan Sosialisasi Sinergitas Lintas Tokoh dalam meningkatkan Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (SILIKON Bangga Kencana), Senin, (21/9 2026)
Acara yang digelar di Aula Dinas DPPKB Kabupaten Purwakarta, dihadiri Sekda Ir. Sri Jaya Midan, M.P, Kepala DPPKB, Aan, S.Pdi., KP., M.Si., Kepala Kementerian Agama, unsur jajaran Kepala OPD terkait serta para Camat dari 17 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Purwakarta
Turut hadir dalam acara tersebut Pimpinan organisasi keagamaan dan kemasyarakatan, seperti MUI, PCNU, Dewan Masjid Indonesia, dan Forum Gereja Purwakarta, Pimpinan perguruan tinggi, hingga Pimpinan fasilitas kesehatan swasta diantaranya RS Rama Hadi, RS Bunda Fathia, dan RS Abdul Radjak.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengenal Lebih Dekat Program SILIKON Bangga Kencana
Program SILIKON didefinisikan sebagai upaya bersama lintas tokoh untuk mendukung Program Bangga Kencana melalui penyebaran informasi yang benar, edukasi, serta penguatan layanan kepada masyarakat.
Sasaran utama sosialisasi ini mencakup Pasangan Usia Subur (PUS), remaja dan generasi muda, calon pengantin, keluarga yang memiliki balita, keluarga beresiko stunting, hingga kelompok kegiatan keluarga dan masyarakat umum.
Dalam pelaksanaannya, program ini mengoptimalkan peran strategis dari berbagai elemen masyarakat seperti
- Tokoh Agama yang menyampaikan nilai-nilai agama pendukung keluarga berkualitas dan menjadi teladan keluarga sakinah, mawaddah, warahmah.
- Tokoh Masyarakat, yang berperan menggerakkan partisipasi aktif warga serta menjembatani komunikasi dengan pemerintah.
- Pemerintah Desa/Kelurahan: Mendukung kebijakan program, menggerakkan kader, serta memfasilitasi kegiatan di wilayah masing-masing.
- Tokoh Perempuan dan TP PKK: Mendorong peran perempuan serta mengedukasi kesehatan reproduksi, gizi keluarga, dan pencegahan stunting.
- Tokoh Pemuda, menjadi agen perubahan dan pelopor kepedulian remaja terhadap kesehatan reproduksi
- Kader dan Penyuluh KB: Berperan sebagai garda terdepan pelayanan dan pendampingan masyarakat.
- Tenaga Kesehatan dan Mitra: Memberikan pelayanan KB yang aman dan berkualitas secara lintas sektor.
- Para Cendekiawan dan Akademisi: Memberikan kajian, riset, serta rekomendasi berbasis data untuk inovasi kependudukan.
Adapun pelaksanaan sosialisasi ini bersifat fleksibel dan dapat dijangkau di berbagai lokasi, mulai dari kantor pemerintahan, lingkungan masyarakat, sarana keagamaan, serta fasilitas kesehatan hingga lingkungan pendidikan
Bentuk kegiatannya pun bervariasi, mulai dari tatap muka, diskusi kelompok, dialog tokoh, penyuluhan, seminar, hingga pemanfaatan media sosial dan digital.
Di samping itu, sosialisasi ini untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya Program Keluarga Berencana (KB), mengatur jumlah anak dan jarak kelahiran yang ideal, demi mewujudkan keluarga kecil bahagia menuju Indonesia Emas.
Masyarakat juga diperkenalkan dengan berbagai pilihan metode kontrasepsi sesuai kebutuhan dan kondisi kesehatan, yang meliputi: AKDR/IUD (alat kontrasepsi dalam rahim), Implan (batang kecil di bawah kulit lengan), Suntik hormon berkala, Pil KB rutin, Kondom, MOW/Tubektomi (kontrasepsi mantap wanita) dan MOP/Vasektomi (kontrasepsi mantap pria).
Dengan berlandaskan pada regulasi nasional seperti UU No. 52 Tahun 2009, Perpres No. 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, hingga Peraturan Bupati Purwakarta terkait Program Bangga Kencana, kegiatan ini
ditutup dengan gelora semangat khas daerah: “Berencana Itu Keren, Keluarga Berkualitas untuk Purwakarta Istimewa.
Penulis : Asbud
Editor : Redaksi































