PAGAR DEWA — Wakil Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Nadirsyah, meninjau langsung pelaksanaan program pelayanan kesehatan gratis unggulan Tubaba Q Sehat yang digelar serentak di seluruh wilayah kabupaten, Selasa (10/02/2026).
Salah satu titik peninjauan dipusatkan di Balai Tiyuh Pagar Dewa Suka Mulya, Kecamatan Pagar Dewa. Program yang kini memasuki putaran ke-12 tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tubaba dalam menghadirkan akses layanan kesehatan yang mudah, merata, dan gratis bagi masyarakat hingga ke tingkat tiyuh.
Dalam arahannya, Nadirsyah menegaskan bahwa Tubaba Q Sehat membawa perubahan paradigma pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan. Pemerintah, kata dia, kini tidak lagi menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan, melainkan hadir langsung di tengah lingkungan warga.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami tidak lagi menunggu Bapak dan Ibu hadir di Puskesmas, tapi hari ini tenaga medis kami yang hadir menemui warga. Ini komitmen kami agar masyarakat bisa memanfaatkan layanan kesehatan, baik untuk pengobatan maupun kontrol rutin secara gratis,” ujar Nadirsyah.
Meski demikian, ia menyoroti tingkat kehadiran warga yang masih relatif rendah. Dari potensi sekitar 500 Kepala Keluarga (KK), baru sekitar 80 warga yang hadir memanfaatkan layanan tersebut. Ia pun mengimbau masyarakat yang sudah datang agar ikut menyosialisasikan program ini kepada tetangga dan keluarga lainnya.
Selain pelayanan pengobatan, Wabup juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai fondasi kesehatan jasmani. Ia bahkan mengungkapkan rencana penerbitan Surat Edaran (SE) yang mendorong kegiatan gotong royong minimal dua kali setiap bulan di seluruh tiyuh.
Menariknya, dalam kesempatan tersebut Nadirsyah juga menggagas solusi kreatif pengelolaan sampah plastik berbasis masyarakat. Ia mengajak ibu-ibu pengajian untuk membawa sampah plastik setiap menghadiri kegiatan rutin hari Jumat.
“Daripada harus urunan uang Rp5.000 atau Rp10.000, cukup bawa sampah plastik dari rumah. Kumpulkan seminggu sekali di pengajian, nanti dijual. Hasilnya bisa jadi kas pengajian atau tabungan masyarakat,” paparnya.
Di akhir kunjungannya, Nadirsyah mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan mental serta manajemen pikiran. Menurutnya, kebahagiaan dan kerukunan menjadi kunci utama kesehatan fisik dan keberhasilan pembangunan.
“Jika pemerintah dan masyarakat sudah menyatu, maka seluruh rencana pembangunan di Kabupaten Tubaba, mulai dari tingkat tiyuh, akan lebih mudah dan lancar,” pungkasnya.
Pelayanan kesehatan gratis di Balai Tiyuh Pagar Dewa Suka Mulya sendiri dipastikan berlangsung hingga seluruh warga yang hadir mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis dari tim Puskesmas Pagar Dewa.
Penulis : jun
Editor : pjm
































