KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat reformasi birokrasi dengan menegaskan perubahan orientasi kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi lebih berfokus pada pelayanan publik yang berkualitas.
Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, menekankan bahwa kunci utama reformasi birokrasi terletak pada perubahan pola pikir dan budaya kerja ASN.
“Reformasi birokrasi tidak cukup hanya pada sistem dan regulasi. Yang paling penting adalah perubahan mindset. ASN harus berorientasi melayani, bukan dilayani dan harus beri solusi,” ujar Maryono, saat membuka Kegiatan Pembinaan Pelayanan Publik Tahun Anggaran 2026 di Lingkungan Pemkot Tangerang, di Ruang Ahlakul Karimah, Selasa (05/05/2026).
Ia menegaskan, setiap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab dan amanah yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Setiap warga yang datang membawa harapan. Maka sudah menjadi kewajiban kita untuk melayani dengan sikap ramah, cepat, tepat, dan profesional,” tegasnya.
Menurutnya, pelayanan publik yang prima tidak hanya diukur dari kecepatan, tetapi juga dari kualitas interaksi yang mampu memberikan rasa nyaman dan kepercayaan kepada masyarakat.
Upaya tersebut sejalan dengan capaian Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Kota Tangerang yang terus meningkat, dari 87,49 pada tahun 2024 menjadi 89,61 pada tahun 2025.
“Capaian ini menunjukkan bahwa arah perbaikan sudah berada di jalur yang tepat. Namun, ini harus terus kita jaga dan tingkatkan,” tambahnya.
Dalam kegiatan ini, Pemkot Tangerang turut menghadirkan narasumber dari Kementerian PAN-RB, Ombudsman RI, dan Bank BCA guna memperkuat pemahaman serta menghadirkan praktik terbaik dalam pelayanan publik.
Melalui pembinaan ini, diharapkan seluruh ASN, khususnya yang berada di lini pelayanan, mampu memperkuat kapasitas sekaligus membangun budaya kerja yang responsif, adaptif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
“Reformasi birokrasi harus terasa nyata. ASN harus hadir sebagai solusi, sehingga masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah,” tutup Maryono.
Penulis : Abdul
Editor : Redaksi































