JAKARTA — Dinding retak, plafon berlubang, atap asbes yang tak beraturan, hingga lantai yang pecah menjadi gambaran kondisi rumah Ester Yacoba Sumakul, 64, warga Kompleks Permata RW 07, Kampung Ambon, Kelurahan Kedaung Kali Angke, Cengkareng, Jakarta Barat.
Di rumah yang telah ditempatinya sejak 1973 itu, Ester kini menjalani hari-harinya seorang diri dengan kondisi hunian yang jauh dari kata layak. Keadaan tersebut menjadi perhatian Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait saat melakukan kunjungan kerja bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Sabtu (24/10).
Kunjungan tersebut didampingi Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah dan Wakil Wali Kota Ali Murthadho. Rombongan meninjau langsung kondisi rumah warga sekaligus memastikan program bantuan perumahan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam peninjauan itu, kondisi rumah Ester menjadi salah satu perhatian utama. Selain kerusakan pada sejumlah bagian bangunan, perabotan di dalam rumah juga tampak tidak layak digunakan.
Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan, pelaksanaan program bedah rumah harus dilakukan secara transparan dan tepat sasaran. Prioritas diberikan kepada masyarakat yang menempati rumah dengan kondisi tidak layak huni.
Dalam dialog bersama petugas teknis Kementerian PKP, Elias Wijaya Panggabean, disampaikan bahwa renovasi rumah Ester dijadwalkan mulai dikerjakan pada 10 November mendatang.
Peninjauan langsung ini menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan perumahan tidak hanya tercatat dalam program, tetapi juga menyentuh warga yang membutuhkan perbaikan tempat tinggal.
Bagikan 150 Tas Sekolah untuk Anak-anak
Selain meninjau program bedah rumah, kunjungan tersebut juga diwarnai kegiatan sosial bagi anak-anak di sekitar lokasi.
Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah membagikan 150 bingkisan berupa tas sekolah kepada anak-anak. Pembagian tersebut disambut antusias oleh para penerima.
Salah satunya Khalif Puji Priyanto, 11, siswa kelas VI Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Mukmin. Ia mengaku senang mendapatkan tas sekolah yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Jakarta Barat.
Kegiatan ini melengkapi rangkaian kunjungan yang turut mencakup bakti kesehatan, sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan masyarakat di lingkungan tersebut.
Rombongan yang hadir dalam kegiatan itu antara lain Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto, Wakapolda Metro Jaya Irjen Adex Rudiswan, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol. Nasriadi beserta jajaran, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Hadininggar Widyasanti, serta anggota DPRD DKI Jakarta Hilda Kusuma Dewi.
Melalui program bedah rumah dan kegiatan sosial tersebut, pemerintah berupaya menjangkau kebutuhan warga, mulai dari hunian yang lebih layak hingga dukungan bagi anak-anak dalam menjalani pendidikan.
Penulis : Hfs
Editor : Redaktur






