KOTA TANGERANG – Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Kota Tangerang Olahraga Domino (Orado) sekaligus sosialisasi sebagai cabang olahraga baru yang berhimpun dalam Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni).
Digelar di Gedung Seni dan Budaya serta dihadiri struktural Orado Pusat yang diwakili oleh John LBF, Ketua Pengurus Provinsi Banten Yayat Biaro, Kadispora Kota Tangerang Kaonang dan Ketua Koni Kota Tangerang H. Dirman.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang, Kaonang, menyampaikan
olahraga Domino bukan hanya sekadar permainan, tetapi juga mengandung nilai-nilai strategi seperti ketelitian, kesabaran, konsentrasi, serta sportifitas.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui kejuaraan ini kita berharap akan lahir atlet-atlet Domino yang tidak hanya berprestasi di tingkat kota, tapi juga mampu bersaing di tingkat provinsi bahkan nasional,” katanya kepada rasioo.id pada Jumat, 3 April 2026.
Selain itu, pihaknya berkomitmen untuk memperhatikan atlet-atlet berprestasi. Ia menyebut bahwa pemerintah sangat memperhatikan prestasi olahraga.
“Atlet panjat tebing Kota Tangerang, diangkat ASN, Ginting Atlet bulu tangkis, ASN. Bahkan kemarin dari Mabes Polri yang besok ada karate Piala Kapolri di Nambo, ada pembinaan khusus olahraga untuk langsung masuk Akpol,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang, H. Dirman, menjelaskan pertandingan ini sekaligus sosialisasi untuk mempromosikan Orado. Menurutnya, Koni sangat terbuka agar Orado dapat bergabung ke dalam Koni Kota Tangerang.
“Tentunya saya berharap Orado ini bisa nanti mengusulkan untuk menjadi anggota Koni sehingga Orado. Tentunya ini semangat baru buat Orado agar bisa dipertandingkan di event-event yang diadakan di nasional walaupun internasional,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Orado Kota Tangerang, Prayudha Septiadi Wijaya, menyatakan bahwa dalam kejuaraan ini total 32 tim yang bertanding dari 13 Kecamatan. Ia menyebut, dalam 1 tim terdiri 3 orang. 2 pemain inti, 1 pemain cadangan.
Adapun, lanjut Yudha, pemenang 1, 2, dan 3 dalam kejuaraan cabang akan dikirim mewakili Orado Kota Tangerang pada kejuaraan Provinsi Banten.
“Ini (pemenang) nanti akan bertanding di Kejurprov dan Kejurnas untuk juara 1, 2, dan 3,” katanya.
Kedepan, Ia akan melakukan strategi dalam mensosialisasikan Orado dengan menggelar pertandingan di lingkungan sekolah untuk pelajar.
“Kita akan mulai dari kalangan muda. Nah, nanti mungkin ke depannya kita mau masuk ke yang anak-anak muda, sekolah juga menjadi target,” pungkasnya.
Dengan kejuaraan cabang ini diharapkan menjadi sarana mempererat silaturahim, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat di tengah-tengah masyarakat, khususnya generasi olahraga Kota Tangerang.
Penulis : Abdul
Editor : Pjm































