TUBABA – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar aksi gotong royong massal dengan membersihkan sampah di sepanjang ruas jalan dari Kompleks Perkantoran Pemda Tubaba hingga Simpang PU, Tiyuh Murni Jaya, Jumat (06/02/2026). Kegiatan ini menempuh panjang kurang lebih 20 kilometer.
Aksi bersih-bersih tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 terkait penguatan penanganan sampah dan pembangunan budaya hidup bersih di daerah.
Kegiatan melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, ASN, perangkat daerah, hingga elemen masyarakat. Sinergi lintas sektor ini menjadi bukti komitmen bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya pengelolaan sampah.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Tubaba, Ir. Novriwan Jaya, S.P., menegaskan bahwa gerakan gotong royong bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari program berkelanjutan dalam mengatasi persoalan sampah dari hulu ke hilir.
“Instruksi Presiden tentang penanganan sampah kami tindak lanjuti secara konkret. Melalui gotong royong dan Program Bang Sam Bergerak, kami mendorong pengelolaan sampah terpadu, terutama dengan mengubah mindset masyarakat terhadap sampah,” ujar Bupati.
Menurutnya, hingga kini Tubaba telah memiliki sekitar 57–60 bank sampah yang tersebar di berbagai tiyuh dan kelurahan. Ke depan, pemerintah menargetkan seluruh wilayah memiliki bank sampah sebagai penguatan sistem pengelolaan berbasis masyarakat.
Tak hanya itu, Pemkab Tubaba juga menanamkan budaya bersih sejak dini melalui kebiasaan 30 menit bersih-bersih sebelum aktivitas dimulai, khususnya di lingkungan sekolah sebagai bagian dari pendidikan karakter.
Bupati juga menekankan bahwa persoalan sampah memiliki dimensi sosial dan spiritual.
“Urusan sampah bukan sekadar kebersihan, tetapi budaya dan tanggung jawab bersama. Jika sampah plastik diniatkan sebagai sedekah, maka ia bernilai ibadah dan manfaat sosial,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, menjelaskan bahwa gotong royong dilakukan menyeluruh dengan menyasar sampah plastik dan limbah lainnya di sepanjang bahu jalan.
“Hari ini kami bersama Forkopimda, TNI, Polri, dan seluruh jajaran dinas melaksanakan gotong royong dari Pemda sampai Simpang PU sepanjang kurang lebih 20 kilometer. Ini aksi nyata agar lingkungan kita bersih dan tertata,” jelasnya.
Ia juga mengimbau para Kepala Tiyuh agar menjadikan gotong royong sebagai agenda rutin bersama masyarakat, minimal dua kali setiap bulan.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan masyarakat, Pemkab Tubaba berharap gerakan ini mampu memperkuat budaya bersih secara berkelanjutan serta mewujudkan Tubaba yang bersih, asri, dan ramah bagi generasi mendatang.
Penulis : jun
Editor : pjm
































