SAROLANGUN – Polres Sarolangun bekerja sama dengan Yonif TP-896/Serumpun Pseko melaksanakan tes urine bagi prajurit TNI sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika. Kegiatan tersebut berlangsung di Mako Yonif TP-896/Serumpun Pseko, Kabupaten Sarolangun, Selasa (23/12/2025).
Sebanyak 25 personel Yonif TP-896/Serumpun Pseko mengikuti pemeriksaan urine yang dilakukan secara acak. Tes ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
Kasat Narkoba Polres Sarolangun, AKP Ojak P. Sitanggang, SH, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN serta Surat Edaran Nomor 50 Tahun 2017 tentang pelaksanaan P4GN di lingkungan TNI–Polri.
“Pelaksanaan tes urine ini sudah terjadwal dan menjadi kewajiban Satuan Narkoba Polres Sarolangun. Tidak ada syarat khusus bagi personel yang mengikuti pemeriksaan,” ujar AKP Ojak.
Ia menjelaskan, alat yang digunakan berupa rapid test tujuh parameter untuk mendeteksi kandungan amphetamine (AMP), methamphetamine (MET), morphine (MOP), THC/marijuana, cocaine (COC), benzodiazepine (BZO), dan carisoprodol (SOMA).
Menurutnya, hasil pemeriksaan urine dengan dua garis menunjukkan hasil negatif, sedangkan satu garis menandakan hasil positif. Apabila ditemukan indikasi penggunaan narkotika, akan dilakukan asesmen lanjutan oleh petugas yang berkompeten.
“Pemeriksaan ini merupakan bentuk sinergi TNI–Polri dalam mencegah penyalahgunaan narkotika. Jika ada indikasi medis, tentu akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Lebih lanjut, AKP Ojak menambahkan bahwa alur pemeriksaan dimulai dari pendaftaran ulang, wawancara, pengambilan sampel urine, hingga pengujian menggunakan alat rapid test. Hasil pemeriksaan nantinya akan dilaporkan kepada Komandan Batalyon Yonif TP-896/Serumpun Pseko, Mayor Inf Ariyanto, S.Sos.
Sementara itu, salah satu personel Yonif TP-896/Serumpun Pseko menyambut positif pelaksanaan tes urine tersebut. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk mengetahui kondisi diri sekaligus sebagai langkah pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan kerja.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Selain untuk mengetahui kondisi pribadi, juga untuk memastikan rekan-rekan tetap profesional dalam menjalankan tugas di lapangan,” ujarnya.
Dengan kegiatan ini, diharapkan seluruh personel TNI dan Polri semakin terbebas dari penyalahgunaan narkoba serta mampu menjadi contoh bagi masyarakat dalam memerangi peredaran gelap narkotika.
Penulis : sanu
Editor : pjm
Sumber Berita : duadimensi.com
































