JAKARTA – Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah, meresmikan Gropetian Edu Park sebagai ruang publik edukatif yang diharapkan menjadi wadah aktivitas positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah Kecamatan Grogol Petamburan.
Dalam ketegangannya, Iin Mutmainah menegaskan bahwa hadirnya Edu Park tersebut merupakan hasil dari kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak yang berupaya mengubah lahan yang sebelumnya tidak termanfaatkan menjadi ruang yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Yang kita lihat hari ini tentu bukan sebuah perjuangan tanpa usaha. Hasil tidak akan pernah mengkhianati usaha. Tempat yang sebelumnya tidak termanfaatkan bahkan sempat digunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, kini berhasil ubah menjadi ruang yang sangat luar biasa,” ujar Iin, Kamis (5/3/2026).
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kecamatan Grogol Petamburan, kelurahan, serta unsur perangkat daerah yang telah berinisiatif melakukan penataan dan menghadirkan inovasi tersebut. Menurutnya, perubahan ini merupakan bukti bahwa semangat dan kolaborasi dapat menghasilkan karya nyata bagi masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat, saya sangat mengapresiasi kerja keras teman-teman semua yang telah menjadikan lokasi yang sebelumnya tidak termanfaatkan menjadi tempat yang memiliki nilai manfaat besar bagi warga,” katanya.
Iin juga menekankan pentingnya semangat dalam membangun dan menciptakan inovasi. Menurutnya, sebuah karya tidak akan terwujud tanpa adanya dorongan semangat dari dalam diri.
“Kalau kita ingin membuat sebuah karya, tidak akan bisa terwujud kalau kita tidak punya semangat. Dan bagaimana kita mau menyemangati tim kita kalau diri kita sendiri tidak memiliki semangat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap kehadiran Edu Park ini dapat memunculkan inovasi-inovasi baru di wilayah Jakarta Barat. Ia menilai wilayah tersebut memiliki berbagai potensi yang perlu dikelola dengan pendekatan kolaboratif.
“Jakarta Barat memiliki karakteristik tersendiri dengan berbagai potensi. Potensi itu bisa menjadi positif ataupun negatif, namun potensi negatif pun bisa menjadi peluang jika kita mau melakukan upaya perubahan,” jelasnya.
Selain menjadi ruang publik, Edu Park ini juga diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai tempat kegiatan edukatif, budaya, hingga ruang kreatif bagi anak-anak dan generasi muda.
Iin bahkan berencana memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi di sekitar kawasan tersebut, termasuk menjalin kerja sama dengan mahasiswa untuk memanfaatkan ruang tersebut sebagai bagian dari kegiatan akademik maupun sosial.
“Saya akan mencoba memasarkan dan membangun kolaborasi dengan universitas di sekitar sini, salah satunya Universitas Trisakti. Ketika masyarakat dan berbagai pihak terlibat dalam pembangunan, maka pencapaiannya akan lebih mudah,” ungkapnya.
Menurutnya, pembangunan yang melibatkan masyarakat sejak awal akan lebih efektif dibandingkan pendekatan yang bersifat top-down.
“Kalau masyarakat diajak berdiskusi sejak awal, dilibatkan dalam brainstorming untuk menyampaikan keinginannya, maka pembangunan akan lebih cepat dan mudah. Inilah bentuk pembangunan kolaboratif,” tuturnya.
Dengan hadirnya Grogol Petamburan Edu Park, Pemkot Jakarta Barat berharap fasilitas tersebut dapat menjadi ruang yang nyaman, representatif, sekaligus menjadi pusat kegiatan kreatif dan edukatif bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda.
Penulis : Rls
Editor : Hery Lubis
































