TUBABA — Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Polres Tulang Bawang Barat menggelar Apel Siaga Kamtibmas di halaman Mapolres setempat, Kamis (26/02/2026) pagi.
Apel siaga tersebut dipimpin langsung Wakapolres Kompol Zaini Dahlan, S.H., M.H., mewakili Kapolres AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K., serta dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Tubaba, unsur TNI–Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, Damkar, Senkom, dan Banser Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Dalam amanatnya, Wakapolres menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat. Ia berharap momentum Ramadhan dapat mempererat silaturahmi serta meningkatkan integritas dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Apel siaga ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Sinergitas TNI–Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama terciptanya situasi yang kondusif sebagai wujud kesiapsiagaan dan komitmen kita menjamin rasa aman bagi masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres menekankan lima poin penting kepada seluruh jajaran.
Pertama, penguatan intelijen dan early warning system. Personel intelijen dan Bhabinkamtibmas diminta meningkatkan deteksi dini terhadap potensi gangguan, termasuk intoleransi dan gesekan sosial, dengan mengedepankan pendekatan persuasif kepada tokoh masyarakat dan pemuda.
Kedua, pengamanan simpul ekonomi dan distribusi logistik. Kepolisian memastikan jalur distribusi bahan pokok tetap lancar guna mencegah gejolak harga serta menindak tegas spekulan yang merugikan masyarakat.
Ketiga, patroli pada jam-jam rawan. Penguatan patroli difokuskan saat ngabuburit, pelaksanaan salat tarawih, hingga waktu sahur. Antisipasi dilakukan terhadap potensi kemacetan, balap liar, aksi geng motor, pencurian kendaraan bermotor, serta gangguan ketertiban saat kegiatan sahur on the road (SOTR).
Keempat, pelayanan yang humanis. Seluruh personel diminta mengedepankan sikap senyum, sapa, dan salam dalam melayani masyarakat, serta mengutamakan edukasi dalam penindakan pelanggaran ringan.
Kelima, sinergitas lintas sektoral. Seluruh unsur pengamanan diminta memperkuat koordinasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, dan berbagai elemen lainnya guna mewujudkan suasana Ramadhan yang aman dan nyaman.
Wakapolres menegaskan bahwa keamanan tidak dapat diwujudkan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi semua pihak. Ia juga menekankan agar seluruh personel yang terlibat pengamanan melaksanakan tugas secara profesional, penuh tanggung jawab, dan berintegritas.
“Laksanakan tugas dengan baik dan hadirkan pelayanan yang ramah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” pungkasnya.
Penulis : jun
Editor : pjm
































