JAKARTA – Ratusan Ketua RW se-Jakarta Barat mengikuti penguatan komitmen Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumbernya secara hybrid (daring dan luring) di Ruang MH Thamrin, Gedung B, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Minggu (28/6).
Kegiatan tersebut ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama serta pemberian piagam penghargaan kepada RW percontohan dan para agent of change yang dinilai berhasil menggerakkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menegaskan bahwa gerakan pemilahan sampah tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, seluruh jajaran hingga tingkat RW harus mengimplementasikan secara serius Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumbernya.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penguatan komitmen ini harus diwujudkan melalui tata kelola yang berjenjang, pendampingan dari akademisi, serta didukung penyediaan sarana dan prasarana yang memadai,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kota Jakarta Barat telah menyiapkan “buku pintar” yang akan menjadi pedoman bagi para Ketua RW dan masyarakat dalam menjalankan pemilahan sampah dari rumah tangga.
Iin menjelaskan, pengawasan pelaksanaan gerakan tersebut dilakukan secara berjenjang. Di tingkat permukiman, Ketua RW bersama jajarannya bertugas melakukan monitoring, evaluasi, dan pengawasan berbasis partisipasi masyarakat. Selanjutnya, pengawasan dilakukan oleh pemerintah kelurahan hingga tingkat kota untuk memastikan program berjalan efektif.
Sementara itu, pegiat lingkungan RW 07 Kelurahan Joglo, Monica T. Anggraini, menegaskan bahwa setiap rumah tangga memiliki tanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkannya.
“Semua rumah harus mampu memilah sampah dengan baik. Jangan sampai sampah menjadi masalah yang justru dibiarkan menumpuk di lingkungan sendiri,” katanya.
Di tempat yang sama, Kepala Subkelompok Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bagian Pengelolaan Lingkungan Hidup Jakarta Barat, Tri Rasti Purwanti, menyampaikan bahwa kegiatan penguatan komitmen ini diikuti ratusan Ketua RW dari seluruh wilayah Jakarta Barat secara luring maupun daring.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Jakarta Barat berharap gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumbernya semakin masif diterapkan di lingkungan masyarakat sehingga mampu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).
Penulis : Hery
Editor : Redaksi































