CILACAP JATENG – Program unggulan Presiden Prabowo yaitu Sekolah Rakyat bertujuan mewujudkan pendidikan yang merata, terjangkau, dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama di daerah pelosok. Program ini dirancang untuk menghadirkan fasilitas belajar yang layak, sehingga setiap anak bangsa memiliki kesempatan sama untuk menggapai cita-cita dan berkontribusi bagi kemajuan negeri.
Salah satu proyek tersebut berada di Desa Jenang, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap. Namun pembangunannya dikabarkan mengalami kendala serius. Para mandor dan subkontraktor melaporkan adanya dugaan keterlambatan pembayaran yang cukup banyak, sehingga menghambat laju pekerjaan. Padahal, proyek ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir Juli 2026.
Keluhan tersebut secara resmi disampaikan langsung oleh perwakilan mandor dan subkon kepada Humas proyek, H. Cucu Sujana, SE, pada Jumat, 10 Juli 2026.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
Cucu Sujana menegaskan tertundanya pembayaran membuat pasokan bahan bangunan terganggu serta menghambat pembayaran upah tenaga kerja, sehingga progres pembangunan melambat jauh dari jadwal yang ditetapkan.
“Melihat kondisi ini, seluruh pihak berharap manajemen PT Wijaya Karya (WIKA) selaku pelaksana proyek segera turun tangan. Diperlukan evaluasi menyeluruh, peninjauan kembali alur pencairan dana, serta penyelesaian masalah pembayaran secepat mungkin.”ujarnya
Menurutnya hal ini penting agar tujuan mulia Program Sekolah Rakyat dapat terwujud tepat waktu, masyarakat setempat segera mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak, dan anak-anak Desa Jenang bisa belajar dengan nyaman.
Penulis : Sangidun
Editor : Redaksi






























