SAROLANGUN JAMBI – Bupati Sarolangun, H. Hurmin, S.H Menghadiri Tabligh akbar dan Sekali gus Meresmikan Tugu Timbang bakati sebagai Salah satu ikon adat budaya di Desa Temenggung Kecamatan Limun,Kabupaten Sarolangun Jambi. Rabu 23 september 2026.
Turut hadir dalam acara tersebut,Camat limun Masri ,SH,Sekcam Limun,Kades temenggung Supriadi,Penceramah ustad Inayatullah,kepala puskesmas limun,Tokoh masyarakat,tokoh agama,tokoh pemuda,tokoh adat,Anggota koramil limun,anggota polsek limun,dan masyarakat desa temenggung.
Dalam sambutannya H.Hurmin mengatakan bahwa budaya dan tradisi luhur keagamaan seperti ini wajib dijaga, dilestarikan, dan diteruskan dari generasi ke generasi.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Adat tradisi dan kegiatan keagamaan inilah yang harus kita jaga bersama. Inilah warisan paling berharga yang dapat kita tinggalkan bagi anak cucu kita, jauh melebihi harta benda,” ujarnya.
Bupati sarolangun Juga meberikan apresiasi dan menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Desa Temenggung, jajaran perangkat desa, panitia, serta seluruh masyarakat yang telah bekerja keras menyelenggarakan acara penuh keberkahan ini.
Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar momen perayaan, melainkan bukti nyata kesadaran masyarakat dalam menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di lingkungan sendiri.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kepala Desa dan seluruh warga. Acara ini sungguh luar biasa, penuh keberkahan, dan patut menjadi teladan bagi desa-desa lainnya. Tradisi mulia ini harus terus berjalan, tidak boleh berhenti di sini,” ucapnya.
H.Hurmin berharap ke depan lahir semakin banyak putra-putri Desa Temenggung maupun desa-desa lainnya menjadi hafiz hafizah Al-Qur’an,Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bahu-membahu membina, melatih, dan mendidik anak-anak agar tumbuh mencintai Al-Qur’an sejak dini.
“Semoga ke depannya,akan lahir semakin banyak lagi Hafiz dan Hafizah yang menamatkan Al-Qur’an 30 Juz . Mari kita terus berupaya membina, melatih, dan mendidik anak-anak kita senantiasa di jalan Allah SWT. Kita tanamkan cinta Al-Qur’an sejak usia dini, agar kelak lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara ilmu pengetahuan, tetapi juga mulia akhlaknya, menjadi kebanggaan bagi keluarga, desa, dan seluruh Kabupaten Sarolangun,”tambahnya.
Sementara itu ,Kepala Desa Temenggung, Supriadi, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Kabupaten Sarolangun beserta seluruh tamu undangan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat, serta seluruh masyarakat yang telah berkenan menyambangi dan bersilaturahim dengan warga Desa Temenggung, Kecamatan Limun.
“Terima kasih juga kami sampaikan kepada seluruh tamu undangan, serta segenap panitia yang telah bersusah payah mempersiapkan segala keperluan acara ini . Baik dari segi tenaga, pemikiran, maupun dana. Semoga segala jerih payah tersebut dicatat sebagai amal ibadah di sisi Allah SWT,” ujarnya.
Kepada Bapak Bupati yang kami muliakan, acara ini lahir dari gotong royong dan kerja sama seluruh masyarakat Desa Temenggung. Kami menyadari sepenuhnya, mungkin dalam sambutan, jamuan, maupun pelayanan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di hati hadirin.
” Untuk itu, atas nama Pemerintahan Desa dan seluruh masyarakat Desa Temenggung, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya,” tambah Kades Supriadi.
Lebih lanjut, Kades menjelaskan bahwa puluhan tahun Desa Temenggung berdiri, belum pernah tercatat lahir putra-putri yang menamatkan Al-Qur’an 30 juz di tanah kelahiran sendiri. Namun pada kesempatan bersejarah ini, hal itu telah menjadi kenyataan. Tiga orang putra-putri terbaik Desa Temenggung kini resmi menyandang gelar Hafiz dan Hafizah .Tentu sebuah kebanggaan sekaligus harapan besar bagi seluruh warga desa.
Sebagai wujud apresiasi dan rasa syukur, Pemerintahan Desa memberikan penghargaan berupa satu ekor kerbau bagi setiap Hafiz dan Hafizah. Dana penyelenggaraan ini bersumber dari hasil pengelolaan lahan sawit TKD desa temenggung.
“Pemberian apresiasi ini bukan sekadar pemberian semata, melainkan niat tulus agar di masa-masa mendatang lahir lebih banyak lagi Hafiz dan Hafizah dari Desa Temenggung. Hari ini telah muncul tiga orang, bukan mustahil beberapa tahun ke depan akan lahir puluhan putra-putri penghafal Al-Qur’an yang kelak menjadi pemimpin-pemimpin berkualitas bagi desa ini,” jelasnya.
Selain itu, Kades juga menyampaikan penghargaan kepada anak-anak yang telah menamatkan Al-Qur’an sebanyak 13, 16, hingga 19 Juz sebagian masih dalam proses penyelesaian.
Di samping ungkapan syukur dan kebanggaan ini, Kades turut menyampaikan pesan perpisahan. Tanggal 26 ini menjadi masa bakti terakhir dirinya memimpin Desa Temenggung selama delapan tahun.
Ia berpesan kepada seluruh masyarakat Desa Temenggung agar senantiasa mempertahankan tradisi mulia seperti ini, serta terus melahirkan bibit-bibit unggul putra-putri yang berilmu dan berakhlak.
“Agar kelak Desa Temenggung dipimpin oleh orang-orang yang lebih baik daripada kami,” pungkasnya.
Penyerahan Apresiasi berupa ternak kerbau dan sejumlah uang tunai untuk hafiz dan hafizah dan anak anak yang telah khatam alquran diserahkan langsung oleh bupati sarolangun.
Penulis : Sanu
Editor : Redaksi































