TULANG BAWANG BARAT – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) terus memperkuat implementasi Program Tubaba Cerdas melalui penguatan penerapan 5 Pilar Pendidikan Karakter bagi tenaga pendidik dan satuan pendidikan. Kegiatan tersebut digelar di Aula Wisma Asri, Tiyuh Tirta Makmur, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tubaba itu dihadiri oleh ratusan guru, pengawas sekolah, serta kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan di wilayah setempat.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai strategi penerapan pendidikan karakter di lingkungan sekolah sebagai upaya membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak, etika, dan tanggung jawab sosial yang kuat.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tulang Bawang Barat, M. Cheri Sopian, SH., MH., menegaskan bahwa pendidikan harus mampu mencetak peserta didik yang berkarakter, sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai.
“Guru adalah aktor intelektual teladan yang menjadi contoh bagi anak-anak didiknya. Oleh karena itu, penguatan karakter harus dimulai dari para pendidik agar mampu memberikan teladan yang baik kepada siswa,” ujar Cheri Sopian.
Menurutnya, Program Tubaba Cerdas merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membangun generasi yang disiplin, berintegritas, dan memiliki rasa tanggung jawab.
Ia menjelaskan, program tersebut selaras dengan penerapan Lima Pilar Pendidikan Karakter yang menjadi fokus pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Tubaba.
“Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan mutu pendidikan, tetapi juga membentuk generasi muda yang berkarakter kuat, berakhlak mulia, dan siap menghadapi berbagai tantangan masa depan,” katanya.
Cheri juga mengajak seluruh tenaga pendidik untuk mengimplementasikan nilai-nilai karakter dalam proses pembelajaran sehari-hari sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang kondusif dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik siswa, melainkan juga dari pembentukan karakter, etika, dan nilai-nilai moral yang tertanam dalam diri peserta didik.
“Guru bukan hanya bertugas menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari. Sikap disiplin, integritas, dan tanggung jawab yang ditunjukkan guru akan menjadi contoh nyata bagi para siswa,” tegasnya.
Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan zaman yang semakin cepat, peran guru dinilai semakin strategis dalam membimbing peserta didik agar mampu beradaptasi tanpa kehilangan nilai-nilai karakter dan kebangsaan.
Melalui penguatan pendidikan karakter dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat berharap Program Tubaba Cerdas dapat menjadi motor penggerak peningkatan mutu pendidikan sekaligus melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak, berdaya saing, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Kami berharap seluruh tenaga pendidik di Kabupaten Tulang Bawang Barat terus meningkatkan profesionalisme serta menjaga marwah profesi guru sebagai agen perubahan yang memiliki peran besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” pungkas Cheri Sopian.
Penulis : Jun
Editor : Pjm































