KOTA TANGERANG– Proses seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Kota Tangerang tahun 2026 memasuki tahap akhir.
Melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang, sebanyak 175 peserta dinyatakan lolos dalam tes psikologi, bertempat di aula Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang, pada Minggu (19/04/2026).
Pembina sekaligus Katim Ideologi Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Kota Tangerang, Herwandi, menjelaskan bahwa tahapan ini merupakan seleksi terakhir dalam rangkaian penjaringan Capaska.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pada hari ini, 19 April, merupakan seleksi terakhir, yaitu seleksi kepribadian bagi calon Paskibraka tahun 2026. Tahapan ini penting untuk melihat minat, bakat, serta karakter peserta,” ujar Herwandi.
Ia menuturkan, dari 175 peserta yang lolos, nantinya akan dipilih sebanyak 50 putra-putri terbaik untuk bertugas di tingkat Kota Tangerang.
“Putra-putri yang terpilih ini akan kita siapkan sebagai generasi penerus. Mereka akan melanjutkan estafet tugas dari senior yang sudah purna, sekaligus menjadi bagian dari pembinaan generasi muda berwawasan kebangsaan,” jelasnya.
Dalam pelaksanaan seleksi kepribadian, Kesbangpol turut menggandeng pihak akademisi dan praktisi, termasuk dari Universitas Negeri Jakarta. Selain itu, tim seleksi juga melibatkan psikolog dari lingkungan Pemerintah Kota Tangerang.
“Untuk seleksi psikologi ini, kami berkolaborasi dengan akademisi dari UNJ serta didukung tim psikolog internal Pemkot. Total ada tiga orang dalam tim penguji,” tambahnya.
Ia juga memaparkan bahwa seluruh peserta sebelumnya telah melalui serangkaian tahapan seleksi ketat, mulai dari administrasi, Tes Intelegensi Umum (TIU), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Peraturan Baris Berbaris (PBB), kesamaptaan, hingga akhirnya seleksi kepribadian.
Lebih lanjut, ia berharap para Capaska yang terpilih tidak hanya menjalankan tugas pengibaran dan penurunan bendera, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapannya, setelah bertugas, mereka tidak berhenti sampai di situ. Mereka akan melanjutkan ke pembinaan ideologi Pancasila dan berpeluang menjadi Duta Paskibraka Pancasila Indonesia. Nantinya, mereka juga akan turun langsung ke sekolah-sekolah melalui program road to school untuk mengaktualisasikan wawasan kebangsaan kepada generasi muda,” pungkasnya.
Penulis : Abdul
Editor : Pjm































