Duadimensi.com, JAKARTA – Aksi pemblokiran yang dilakukan ratusan warga di Jalan Raya Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, pada Rabu (17/6/2026), menyebabkan kemacetan parah yang mengular ke sejumlah ruas jalan di wilayah Jakarta Barat.
Pantauan di lokasi, massa yang berasal dari kawasan Kebon Sayur menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kelurahan Kapuk sejak pagi hari. Dalam aksinya, warga menutup sebagian hingga hampir seluruh badan Jalan Raya Kapuk, sehingga arus lalu lintas dari kedua arah mengalami gangguan serius.
Akibatnya, antrean kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat mengular sepanjang beberapa kilometer. Kemacetan tidak hanya terjadi di sekitar lokasi aksi, tetapi juga merembet ke sejumlah titik seperti Jalan Kamal Raya, Jalan Lingkar Luar Barat, kawasan Cengkareng, hingga akses menuju Daan Mogot.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
Banyak pengendara terpaksa mencari jalur alternatif untuk menghindari kepadatan. Namun tingginya volume kendaraan membuat sejumlah jalan penghubung lainnya ikut mengalami kemacetan.
“Macetnya luar biasa. Biasanya dari Kapuk ke Cengkareng sekitar 15 menit, sekarang bisa lebih dari satu jam,” ujar salah seorang pengendara yang melintas.
Petugas dari Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat bersama aparat Kepolisian tampak berjaga dan melakukan pengaturan lalu lintas guna mengurai kepadatan kendaraan. Namun kondisi jalan yang terhalang massa membuat arus kendaraan tetap berjalan tersendat.
Aksi unjuk rasa tersebut dikabarkan diikuti sekitar 200 warga yang menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah setempat. Massa secara bergantian melakukan orasi di depan Kantor Kelurahan Kapuk sambil membentangkan spanduk dan poster tuntutan.
Kemacetan yang terjadi memicu keluhan para pengguna jalan. Selain menghambat aktivitas warga, kepadatan lalu lintas juga berdampak pada distribusi barang dan mobilitas pekerja yang melintasi kawasan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, aparat masih melakukan pendekatan kepada massa agar aksi berjalan kondusif dan tidak mengganggu kepentingan masyarakat luas. Sementara arus lalu lintas di Jalan Raya Kapuk masih terpantau padat merayap dengan antrean kendaraan yang terus mengular dari berbagai arah.
Penulis : Hery
Editor : Redaksi































