JAKARTA – Semangat melestarikan budaya Betawi terus digaungkan warga RT 05 RW 02, Kelurahan Tanjung Duren Utara, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta, warga setempat menggelar Pagelaran Budaya Betawi di Lapangan Sarana Olahraga RW 02 Tanjung Duren Utara 2 pada Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Ketua RW 02 Kelurahan Tanjung Duren Utara, Ir. Syah Iran, tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk memperkuat rasa kebersamaan sekaligus menjaga kelestarian budaya asli Jakarta di tengah pesatnya perkembangan ibu kota sebagai kota global.
Beragam kesenian tradisional Betawi ditampilkan dalam acara tersebut, mulai dari pertunjukan Gambang Kromong, Lenong Betawi, hingga penampilan sejumlah seniman dan tokoh hiburan Betawi. Acara juga dimeriahkan oleh bintang tamu Nyak Kopsah dan Mpok Amel Comel.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Panitia Pagelaran Budaya Betawi, Faisal Syamsir, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kecintaan warga terhadap budaya Betawi yang menjadi identitas Jakarta.
“Kami ingin menjadikan momentum HUT ke-499 Jakarta sebagai ajang untuk menghidupkan kembali semangat pelestarian budaya Betawi. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga bertujuan mengenalkan budaya Betawi kepada generasi muda agar mereka tidak melupakan akar budayanya,” ujar Faisal.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan acara ini tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi aktif warga yang bergotong royong mempersiapkan berbagai kebutuhan kegiatan.
“Antusiasme warga sangat luar biasa. Mulai dari persiapan hingga pelaksanaan, semuanya dilakukan secara bersama-sama. Ini menunjukkan bahwa budaya tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan dan kebersamaan di lingkungan masyarakat,” katanya.
Salah satu agenda utama yang akan menjadi daya tarik dalam pagelaran tersebut adalah pertunjukan Lenong Betawi Seniman Bebas dengan lakon berjudul “Gadis Rebutan”.
Faisal berharap kegiatan budaya ini dapat menjadi contoh bahwa masyarakat masih memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian warisan budaya daerah.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya meriah pada tahun ini, tetapi juga dapat menjadi agenda rutin yang terus berkembang. Dengan begitu, budaya Betawi tetap hidup dan menjadi kebanggaan masyarakat Jakarta,” tandasnya.
Mengusung tema “Melestarikan Budaya Betawi, Mempererat Persaudaraan, Membangun Jakarta”, pagelaran ini diharapkan mampu memperkuat identitas budaya lokal sekaligus mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota modern yang tetap berakar pada nilai-nilai tradisi dan kearifan lokal.
Penulis : Benk
Editor : Redaksi































