JAKARTA – Di tengah derasnya arus informasi yang beredar melalui media sosial, media massa dituntut tetap berpegang teguh pada prinsip verifikasi dan akurasi. Pesan tersebut menjadi sorotan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Radarjakarta.id yang digelar di Sambina Prime Hotel, Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Ketua PWI Jaya, Kesit B. Handoyo, menegaskan bahwa tantangan industri media saat ini semakin berat. Menurutnya, pers tidak boleh terjebak dalam perlombaan menjadi yang tercepat jika harus mengorbankan kebenaran informasi.
“Media sosial dan media pers adalah dua hal yang berbeda. Di media sosial siapa saja bisa langsung menyebarkan informasi, sedangkan media pers memiliki kewajiban melakukan verifikasi, check and balance, serta menguji kebenaran setiap informasi sebelum dipublikasikan,” ujar Kesit.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengatakan, jika media pers dinilai lebih lambat dibanding media sosial, hal tersebut justru merupakan bagian dari proses jurnalistik yang harus dijaga demi menghasilkan informasi yang dapat dipercaya publik.
Kesit juga mengingatkan seluruh insan pers agar tetap berpegang pada Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik, serta memahami hukum pers dalam setiap pelaksanaan tugas jurnalistik.
“Jadilah media yang amanah, taat pada Undang-Undang Pers, patuh terhadap Kode Etik Jurnalistik, serta memahami seluruh ketentuan yang berkaitan dengan kerja jurnalistik,” katanya.
Menurutnya, media memiliki peran penting sebagai penghubung antara masyarakat dengan pemerintah maupun para pemangku kepentingan lainnya. Karena itu, pemberitaan harus disajikan secara berimbang dengan menyampaikan kritik yang membangun sekaligus memberikan apresiasi secara proporsional.
“Kalau memang layak dipuji, berikan pujian. Kalau ada yang perlu dikritik, sampaikan kritik secara konstruktif. Pers harus menyampaikan fakta apa adanya agar masyarakat memperoleh informasi yang berimbang,” tambahnya.
Kesit berharap Radarjakarta.id mampu terus bertahan di tengah tekanan yang sedang dihadapi industri media nasional. Ia menilai tidak sedikit perusahaan media yang harus melakukan efisiensi bahkan menghentikan operasionalnya.
“Saya berharap Radarjakarta.id semakin dipercaya masyarakat dan tetap konsisten menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas,” ujarnya.
Peringatan HUT ke-3 Radarjakarta.id sendiri berlangsung sederhana namun penuh makna. Sebelum acara syukuran, jajaran redaksi menggelar kegiatan sosial berupa pembagian 100 nasi kotak Jumat Berkah kepada masyarakat dan santunan kepada anak yatim.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video ucapan selamat dari berbagai tokoh, pemotongan tumpeng, pemberian penghargaan kepada Wartawan Cilik Radarjakarta.id Aisyah Azzahra Waluyo dan Wartawan Kreatif Bagus Wirawiri, serta pembagian doorprize bagi para tamu undangan.
Pimpinan Umum Radarjakarta.id, Budiman Tandiono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan, mitra, serta berbagai pihak yang selama ini mendukung perjalanan Radarjakarta.id.
Menurut Budiman, dukungan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran redaksi untuk terus menghadirkan informasi yang akurat, bermanfaat, dan berpihak pada kepentingan publik.
Momentum ulang tahun ketiga ini sekaligus menjadi komitmen Radarjakarta.id untuk terus menjaga profesionalisme, menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap media yang menyajikan informasi secara akurat dan berimbang.
Penulis : Rls
Editor : Redaksi
Sumber Berita : RJ






























