JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, , meninjau langsung pelaksanaan pembangunan Flyover Latumenten di RT 01/RW 04, Kelurahan Jelambar, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (2/7). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proyek infrastruktur strategis itu berjalan sesuai rencana dan dapat diselesaikan tepat waktu.
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur didampingi Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Barat, , bersama jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Flyover Latumenten yang dibangun dengan nilai investasi sekitar Rp259 miliar ditargetkan selesai pada 15 Desember 2026. Infrastruktur ini diproyeksikan menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan Grogol Petamburan yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik kemacetan di Jakarta Barat.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pramono menegaskan bahwa target penyelesaian proyek tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Target penyelesaian pada 15 Desember 2026 bukan sekadar angka di kalender. Ini adalah janji kita kepada warga Jakarta yang setiap hari menghabiskan waktu berjam-jam di tengah kemacetan jalur ini,” ujar Pramono.
Ia juga menginstruksikan seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Dinas Bina Marga, kontraktor pelaksana hingga konsultan pengawas, untuk menjaga kualitas pekerjaan sekaligus memastikan proyek tetap berjalan sesuai jadwal dengan mengutamakan aspek keselamatan kerja.
Selain meninjau perkembangan konstruksi, Gubernur turut membahas rencana pengaturan lalu lintas setelah flyover beroperasi. Jalur bawah yang selama ini melintasi perlintasan rel kereta api akan ditutup demi meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Karena itu, rekayasa lalu lintas akan disiapkan secara matang agar tidak menimbulkan kepadatan baru di kawasan Grogol maupun Slipi.
Tak hanya mengedepankan fungsi transportasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan melakukan penataan kawasan di bawah flyover. Area tersebut direncanakan menjadi ruang terbuka hijau, taman, maupun fasilitas publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekaligus memperindah wajah kota.
“Saya instruksikan agar area tersebut ditata menjadi ruang terbuka hijau, taman, atau fasilitas publik yang rapi sehingga estetika kota tetap terjaga,” tegasnya.
Sementara itu, Firmanudin Ibrahim menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas dukungan dan kesabarannya selama proses pembangunan berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah meninjau langsung pembangunan Flyover Latumenten. Kami juga mengapresiasi masyarakat yang tetap bersabar selama proses pekerjaan berlangsung. Semoga kehadiran flyover ini mampu mengurangi kemacetan dan meningkatkan kelancaran mobilitas warga Jakarta Barat,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mengapresiasi dukungan DPRD Provinsi DKI Jakarta terhadap pembangunan Flyover Latumenten. Sinergi antara pemerintah daerah dan legislatif dinilai menjadi modal penting agar proyek strategis tersebut dapat diselesaikan tepat waktu, memenuhi standar kualitas, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan target penyelesaian pada akhir tahun 2026, Flyover Latumenten diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah di Jakarta Barat, memperlancar arus kendaraan, sekaligus menghadirkan ruang publik yang lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat.
Penulis : Rls
Editor : Redaksi































