SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah mempererat sinergi dengan Tim Percepatan Universal Health Coverage (UHC) Provinsi Jawa Barat melalui pertemuan yang digelar di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Selasa (7/7).
Tim Percepatan UHC Provinsi Jawa Barat diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman. Pertemuan tersebut difokuskan pada pemetaan kondisi terkini sekaligus penyusunan langkah-langkah konkret guna mempercepat pencapaian target UHC di Kabupaten Sukabumi, sejalan dengan program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan target nasional.
UHC merupakan sistem jaminan kesehatan yang memastikan setiap warga negara memperoleh akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif yang berkualitas dengan biaya yang terjangkau.
Dalam arahannya, Sekda H. Ade Suryaman mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi menghadapi tantangan besar dalam memenuhi target tersebut. Kondisi fiskal daerah yang terdampak bencana pada 2024 dan 2025, yang mengakibatkan kerusakan ribuan rumah di 36 kecamatan, turut memengaruhi kemampuan anggaran daerah, termasuk dalam pembiayaan iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berkomitmen mencari solusi melalui kolaborasi lintas sektor agar perlindungan kesehatan masyarakat tetap menjadi prioritas.
Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jawa Barat, Berli Hamdani Gelung Sakti, menekankan pentingnya data kependudukan yang akurat sebagai dasar penetapan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Menurutnya, validitas data menjadi faktor utama agar program UHC berjalan efektif dan tepat sasaran.
Hal senada disampaikan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Sukabumi, Nora D. Manurung. Ia menilai validasi data peserta secara berkala menjadi langkah penting untuk memastikan bantuan iuran BPJS benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, tim teknis yang melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sukabumi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan segera menggelar pembahasan lanjutan. Fokus pembahasan meliputi penyusunan regulasi daerah, penyesuaian anggaran melalui addendum, hingga strategi pelibatan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Dengan koordinasi yang semakin solid dan persiapan yang matang, Pemerintah Kabupaten Sukabumi optimistis target Universal Health Coverage dapat tercapai secara optimal. Upaya tersebut diharapkan mampu memberikan perlindungan kesehatan yang menyeluruh bagi seluruh masyarakat, sekaligus mewujudkan Sukabumi yang lebih sehat, tangguh, dan sejahtera.
Penulis : Asep
Editor : Pjm































