JAKARTA – Suasana berbeda terlihat di Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin (10/8/2026). Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pengelola terminal menggelar rangkaian perlombaan yang melibatkan berbagai unsur di lingkungan terminal.
Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan, Revi Zulkarnaen, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan seluruh elemen yang sehari-hari beraktivitas di terminal.
“Tujuannya untuk mempererat kebersamaan, baik petugas, pengurus PO, karyawan PO, pedagang maupun paguyuban terminal. Sekaligus kita memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI,” ujar Revi, Senin (10/8/2026).
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Revi, rangkaian perlombaan dimulai pada 10 Agustus dan akan berlangsung hingga acara puncak pada 18 Agustus 2026. Beragam perlombaan sengaja dibuat dengan konsep unik dan menghibur agar dapat dinikmati tidak hanya oleh peserta, tetapi juga masyarakat yang berada di area terminal.
Pada hari pertama, perlombaan diawali dengan lomba karaoke. Selanjutnya, berbagai perlombaan lain akan digelar secara bertahap, termasuk tenis meja, tarik tambang, baris-berbaris dengan mata tertutup, joget kursi, joget balon berpasangan, hingga balap karung menggunakan kostum pocong.
“Perlombaannya kita buat unik-unik dan lucu-lucu supaya masyarakat terminal, baik pedagang, pengurus PO, karyawan PO, maupun penumpang yang sedang menunggu bus juga bisa terhibur,” katanya.
Revi menambahkan, lomba tenis meja akan mulai digelar pada Selasa (11/8/2026). Perlombaan tersebut merupakan salah satu kegiatan yang diusulkan oleh masyarakat di lingkungan terminal, termasuk pedagang, paguyuban dan pengurus perusahaan otobus (PO).
Sementara itu, acara puncak pada 18 Agustus 2026 akan diisi dengan panggung hiburan serta perlombaan yang menjadi salah satu atraksi utama, yakni tarik bus.
Dalam lomba tersebut, satu tim diwajibkan beranggotakan sedikitnya 20 orang untuk menarik sebuah bus menggunakan kekuatan bersama. Perlombaan tarik tambang juga akan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan hingga babak final.
“Yang paling puncaknya adalah perlombaan tarik bus. Nanti bus akan ditarik dengan satu tim minimal 20 orang. Pada puncaknya juga akan ada final tarik tambang,” jelas Revi.
Untuk hadiah, panitia tidak menyiapkan hadiah dengan nilai fantastis. Berbagai kebutuhan sehari-hari seperti minyak goreng, gula, kopi dan sabun dipilih sebagai hadiah bagi para pemenang.
“Hadiah kita sederhana saja, seperti sembako, minyak goreng, gula, kopi dan sabun. Jadi bisa langsung digunakan oleh mereka. Yang kita utamakan bukan hadiahnya, tetapi kemeriahannya,” ungkapnya.
Revi menilai antusiasme peserta dan masyarakat pada hari pertama cukup positif. Lomba karaoke yang digelar sejak pagi dinilai mampu menciptakan suasana meriah dan menghibur aktivitas masyarakat di terminal.
“Tadi saya lihat cukup menghibur. Masyarakat terminal cukup terhibur. Mudah-mudahan perlombaan-perlombaan selanjutnya bisa semakin menarik bagi masyarakat yang ada di terminal,” pungkas Revi.
Penulis : Benk
Editor : Redaksi































