JAKARTA – Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Nakertransgi) Jakarta Barat menggelar Job Fair Gelombang II Tahun 2026 di Gelanggang Remaja Kecamatan Cengkareng, Jalan Utama Raya Nomor 22, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan tersebut digelar secara daring dan luring sebagai upaya mempertemukan para pencari kerja dengan perusahaan yang tengah membutuhkan tenaga kerja.
Job Fair ini dihadiri Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi B Nur Afni Sajim, Sekretaris Kota Jakarta Barat Imron Sjahrin, Kepala Dinas Nakertransgi DKI Jakarta Syaripudin, jajaran perangkat wilayah, serta perwakilan perusahaan peserta.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Suku Dinas Nakertransgi Jakarta Barat, Faradisa Saforda Basuni, mengatakan pelaksanaan Job Fair secara daring telah berlangsung sejak 11 hingga 24 September 2026 dengan melibatkan sebanyak 48 perusahaan.
“Selain kegiatan daring, kami juga membuka sesi walk-in interview bagi para pencari kerja,” ujar Faradisa.
Sesi walk-in interview dijadwalkan berlangsung pada 24 September 2026 di sejumlah lokasi, yakni Kantor Kecamatan Palmerah, Kecamatan Tambora, Kecamatan Kembangan, serta Kantor Kelurahan Kapuk. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi B, Nur Afni Sajim, mengatakan Job Fair menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha sekaligus membantu menekan angka pengangguran.
Menurutnya, kegiatan Job Fair idealnya dapat dilaksanakan sebanyak tiga kali dalam setahun. Namun, pada 2026 pelaksanaannya menjadi dua kali karena adanya penyesuaian anggaran.
“Job Fair ini penting karena menjadi jembatan antara pencari kerja dan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja,” kata Nur Afni.
Sementara itu, Sekretaris Kota Jakarta Barat, Imron Sjahrin, menilai keberadaan Job Fair memberikan manfaat bagi kedua pihak, baik pencari kerja maupun perusahaan.
Menurut Imron, para pencari kerja memperoleh kesempatan untuk mendapatkan informasi dan mengikuti proses rekrutmen secara langsung, sementara perusahaan dapat menemukan calon tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan.
“Job Fair sangat diperlukan, baik bagi para pencari kerja maupun perusahaan yang sedang membutuhkan tenaga kerja atau karyawan,” ujar Imron.
Penulis : Lam
Editor : Redaksi































