JAKARTA — Posyandu Wijaya Kusuma 1 di RW 06, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, memiliki keunggulan dalam penerapan pelayanan yang mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta konsep pelayanan berbasis siklus hidup.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Kota (Sekko) Administrasi Jakarta Barat, Imron Syahrin, saat menerima tim penilai dalam rangka verifikasi lapangan penilaian Posyandu tingkat Provinsi DKI Jakarta di Posyandu Wijaya Kusuma 1, RW 06, Tegal Alur, Rabu (19/8).
Verifikasi lapangan tersebut merupakan bagian dari proses penilaian sekaligus pembinaan untuk memastikan pelaksanaan pelayanan Posyandu sesuai dengan dokumen yang telah dilaporkan serta mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat secara terintegrasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Imron mengatakan, Posyandu saat ini telah mengalami transformasi. Pelayanannya tidak lagi hanya berfokus pada bidang kesehatan, tetapi telah mencakup enam SPM, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.
“Khusus bidang kesehatan, Posyandu menerapkan konsep siklus hidup yang mencakup seluruh tahapan usia, mulai dari ibu hamil atau sejak dalam kandungan, bayi dan balita, remaja, usia produktif hingga lanjut usia,” ujar Imron.
Menurutnya, penerapan pelayanan berbasis siklus hidup tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu agar kebutuhan masyarakat pada setiap kelompok usia dapat ditangani secara lebih terpadu.
Imron berharap kegiatan verifikasi lapangan dapat menjadi momentum evaluasi sekaligus pembinaan bagi para kader Posyandu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Ketua Subkelompok Promosi Kesehatan dan Tata Kelola Kemas Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Mery Aderita Romaulina, mengapresiasi sinergi lintas sektor serta partisipasi aktif masyarakat di RW 06 Tegal Alur, Kecamatan Kalideres.
Mery menjelaskan, verifikasi lapangan dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara dokumen laporan dengan kondisi serta pelaksanaan pelayanan di lapangan.
Selain sebagai bagian dari proses penilaian, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembinaan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan secara mandiri.
Penulis : Yan
Editor : Redaksi































