TUBABA – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai melakukan perbaikan ruas jalan kabupaten di Simpang Karta Raharja, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Senin (11/05/2026).
Perbaikan tersebut menjadi bentuk respon cepat pemerintah terhadap kondisi jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Mewakili Plt. Kepala Dinas PUPR Tubaba, Pengawas Lapangan Dinas PUPR, Rejo, mengatakan bahwa pengerjaan jalan dilakukan sebagai langkah prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Menurutnya, volume pengerjaan bahkan mengalami penambahan setelah tim melakukan pengecekan langsung di lapangan dan menemukan kerusakan yang cukup meluas.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Awalnya direncanakan sepanjang 147 meter. Namun setelah kami hitung kembali karena kerusakan bertambah, volumenya meningkat hingga hampir 300 meter,” ujar Rejo saat ditemui di lokasi pekerjaan.
Dalam proses perbaikan, Dinas PUPR menggunakan metode perkerasan campuran semen guna menghasilkan konstruksi jalan yang lebih kuat dan tahan lama.
“Kami menggunakan sistem campuran semen agar hasilnya lebih kokoh dan bisa bertahan lebih lama,” jelasnya.
Tidak hanya fokus pada badan jalan, pihak PUPR juga melakukan pembenahan drainase darurat di sisi jalan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengatasi penyebab utama kerusakan jalan, yakni genangan air akibat siring yang tersumbat.
“Kerusakan jalan di titik ini dipicu air yang meluap ke badan jalan karena saluran drainase tidak berfungsi maksimal. Karena itu, kami juga melakukan penggalian siring agar aliran air kembali lancar dan tidak menggenangi jalan,” tambahnya.
Rejo menegaskan, pengerjaan dilakukan tanpa pelebaran jalan dan tetap mengikuti ukuran badan jalan yang ada. Meski tanpa menggunakan rangka besi, kualitas material tetap menjadi perhatian utama dalam pengerjaan proyek tersebut.
Sementara itu, masyarakat setempat menyambut baik dimulainya perbaikan jalan yang sudah lama dinantikan. Perwakilan warga Tiyuh Karta Raharja, Catur, mengaku bersyukur pemerintah akhirnya turun tangan memperbaiki akses jalan tersebut.
“Kami sangat terbantu dengan adanya perbaikan ini. Selama ini kerusakan jalan sulit diperbaiki secara swadaya, sehingga kehadiran pemerintah benar-benar sangat berarti bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh pengguna jalan untuk ikut menjaga infrastruktur yang telah diperbaiki, terutama dengan memperhatikan batas tonase kendaraan yang melintas.
“Mari sama-sama kita jaga jalan ini. Jangan sampai kendaraan yang melintas melebihi kapasitas atau overload agar jalan tetap awet dan bisa digunakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.
Penulis : Jun
Editor : Pjm































