JAKARTA — Sebanyak 31 bangunan milik warga di Gang Surya, RT 08/RW 12, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, dibongkar pada Selasa (27/10/2026). Pembongkaran dilakukan setelah warga direlokasi ke Rusun Cinta Kasih Buddha Tzu Chi guna mendukung pembangunan rumah pompa Kali Apuran sebagai salah satu upaya pengendalian banjir.
Proses pembongkaran melibatkan 200 personel gabungan dari Pemerintah Kota Jakarta Barat bersama unsur TNI-Polri dan elemen masyarakat setempat. Dua unit alat berat jenis ekskavator dikerahkan untuk merobohkan bangunan yang berada di area rencana pembangunan infrastruktur pengendalian banjir tersebut.
Kegiatan diawali dengan apel persiapan yang dipimpin Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah. Hadir dalam kegiatan itu Wakil Wali Kota Jakarta Barat Ali Murtadho, sejumlah pejabat terkait, serta Camat Cengkareng Suhardin.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menjelaskan bahwa pembongkaran tersebut merupakan bagian dari upaya penertiban dan pengembalian fungsi aset milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang akan dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur pengendalian banjir.
Menurut Iin, terdapat 31 bangunan yang terdampak proyek pembangunan rumah pompa Kali Apuran. Seluruh warga yang direlokasi kini menempati Rusun Cinta Kasih Buddha Tzu Chi di RW 17, Kelurahan Cengkareng Timur.
Setelah proses relokasi warga selesai, pembongkaran bangunan dilakukan sebagai tahapan awal untuk membuka lahan pembangunan. Selanjutnya, pekerjaan fisik rumah pompa akan dilaksanakan oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta.
Rumah Pompa Diharapkan Kurangi Genangan di Empat Kelurahan
Pembangunan rumah pompa Kali Apuran diharapkan menjadi salah satu langkah strategis untuk mengurangi genangan yang kerap terjadi saat musim hujan, khususnya di wilayah Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, Kedaung Kaliangke, dan Kapuk.
Keberadaan infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengendalian air sehingga risiko genangan di kawasan permukiman dapat ditekan. Dengan demikian, aktivitas masyarakat di wilayah terdampak diharapkan tidak lagi terganggu akibat genangan yang terjadi ketika curah hujan tinggi.
Di lokasi yang sama, Kepala Satpol PP Jakarta Barat, Heri Purnama, mengatakan bahwa pembongkaran melibatkan sekitar 200 personel gabungan dari berbagai unsur, antara lain Suku Dinas SDA, Bina Marga, Lingkungan Hidup, Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut), PPSU, Satpol PP, TNI-Polri, LMK, FKDM, serta pengurus RT dan RW setempat.
Ia menambahkan, sebelum pembongkaran dilaksanakan, petugas turut membantu proses pemindahan warga ke rumah susun sebagai bagian dari tahapan relokasi.
Warga Dukung Upaya Pengendalian Banjir
Pembangunan rumah pompa Kali Apuran mendapat dukungan dari warga setempat yang berharap persoalan banjir di wilayah Kapuk dan sekitarnya dapat ditangani secara lebih efektif.
Melalui sosialisasi dan proses relokasi yang telah dilakukan, warga diharapkan dapat memahami tujuan pembangunan infrastruktur tersebut, yakni menciptakan lingkungan permukiman yang lebih aman dan nyaman.
Pembangunan rumah pompa Kali Apuran kini menjadi salah satu proyek yang diharapkan mampu memperkuat upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengendalikan banjir, terutama di kawasan Cengkareng dan sekitarnya.
Masyarakat pun berharap pembangunan dapat berjalan sesuai rencana sehingga manfaatnya segera dirasakan, khususnya dalam mengurangi genangan yang selama ini menjadi persoalan ketika musim hujan tiba.
Penulis : Rls
Editor : Redaksi






