Sepunggur — Aktivitas peredaran narkotika jenis sabu kembali meresahkan masyarakat di wilayah Sepunggur. Seorang pria bernama Doni alias Idon diduga kuat menjadi pelaku utama dalam jaringan peredaran tersebut
Doni yang diketahui merupakan suami dari Nova disebut-sebut menjalankan bisnis haramnya secara terang-terangan dari kediamannya. Ia bahkan diduga merasa kebal hukum karena mengaku memiliki jaringan atau “bos” yang membuatnya aman dari penindakan.
Informasi yang dihimpun dari warga sekitar, aktivitas jual beli sabu tersebut berlangsung hampir setiap hari, dimulai sejak pukul 08.00 pagi hingga larut malam. Para pembelinya diduga berasal dari kalangan pekerja dompeng yang membeli sebelum memulai aktivitas kerja.
Sekitar tujuh bulan lalu, aparat penegak hukum sempat melakukan penggerebekan terhadap Doni alias Idon.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, dalam operasi tersebut, yang bersangkutan berhasil melarikan diri. Meski demikian, tiga orang berhasil diamankan, termasuk istrinya Nova serta dua orang yang diduga sebagai kurir, yakni Mustava dan Almika.
Meski sempat dilakukan penindakan, warga menilai aktivitas peredaran narkoba di lokasi tersebut masih terus berlangsung hingga saat ini. Kondisi ini membuat masyarakat Sepunggur merasa resah dan khawatir akan dampak negatif yang ditimbulkan, terutama bagi generasi muda.
Warga berharap aparat penegak hukum dapat segera mengambil langkah tegas dan melakukan penindakan secara menyeluruh guna memberantas peredaran narkotika di wilayah tersebut.































