MANDAILING NATAL, Duadimensi.com – Ribuan jamaah dari berbagai desa di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, bahkan dari sejumlah wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan, memadati halaman SD Negeri 031 Desa Aek Mual, Sabtu (25/7/2026), untuk mengikuti Tabligh Akbar Sejuta Sholawat yang dipimpin Al-Ustadz H. Salman Nasution atau Buya Salman Ahmad Nasution Al-Mandaili.
Antusiasme masyarakat yang begitu tinggi membuat lokasi kegiatan dipenuhi lautan jamaah. Kehadiran ribuan peserta menjadi bukti besarnya kecintaan masyarakat terhadap majelis ilmu, dzikir, dan sholawat di Bumi Gordang Sambilan.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan dari Kepala Desa Aek Mual, Tigor Tarihoran. Selanjutnya, jamaah mengikuti dzikir bersama, pembacaan sejuta sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, tausiyah agama, serta doa bersama untuk keselamatan Desa Aek Mual, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, hingga bangsa Indonesia.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
Suasana semakin khidmat ketika ribuan jamaah secara serentak melantunkan sholawat yang dipimpin langsung oleh Buya Salman Ahmad Nasution. Lantunan sholawat yang menggema menciptakan suasana haru dan penuh kekhusyukan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Siabu Ahmad Fadhlan Lubis, S.Sos., M.M., Kepala Desa Aek Mual Tigor Tarihoran, Ketua BPD, LPM, tokoh agama, tokoh adat, ibu-ibu perwiridan, dewan guru SDN 031 Aek Mual, serta masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Siabu dan sekitarnya.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Aek Mual, Tigor Tarihoran, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung.
“Alhamdulillah, hari ini Desa Aek Mual benar-benar dipenuhi keberkahan. Lapangan ini melimpah ruah oleh jamaah. Ini menjadi bukti bahwa masyarakat kita masih memiliki semangat yang tinggi untuk menuntut ilmu agama. Terima kasih kepada Al-Ustadz H. Salman Nasution yang telah berkenan hadir membimbing masyarakat kami,” ujarnya.
Menurutnya, Tabligh Akbar Sejuta Sholawat digelar sebagai ikhtiar spiritual untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat, mempererat silaturahmi antara ulama, umara, dan masyarakat, sekaligus memohon keberkahan, keamanan, serta kesejahteraan bagi seluruh warga.
Sementara itu, Camat Siabu Ahmad Fadhlan Lubis mengapresiasi panitia penyelenggara, Pemerintah Desa Aek Mual, dan seluruh masyarakat yang telah menyukseskan kegiatan keagamaan tersebut.
Ia juga menyampaikan salam dari Bupati Mandailing Natal sekaligus memohon doa dari Buya Salman Ahmad Nasution dan seluruh jamaah agar diberikan kemudahan dalam menjalankan amanah pemerintahan di Kecamatan Siabu.
“Kegiatan ini menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus mempererat tali silaturahmi antarmasyarakat. Semoga sholawat yang kita lantunkan membawa keberkahan, kedamaian, dan keselamatan bagi Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.
Menurut Camat, kegiatan keagamaan seperti Tabligh Akbar Sejuta Sholawat memiliki peran penting dalam memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat sekaligus menjadi perekat persatuan di tengah berbagai tantangan zaman.
“Kami dari Pemerintah Kecamatan Siabu mendukung penuh kegiatan ini. Tabligh Akbar Sejuta Sholawat bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi investasi akhirat dan momentum membangun Siabu yang religius, rukun, damai, dan sejahtera,” tegasnya.
Puncak acara diisi dengan tausiyah yang disampaikan Buya Salman Ahmad Nasution. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh umat Islam untuk senantiasa memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, menjaga ukhuwah Islamiyah, serta membentengi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif di era modern.
Banyak jamaah, terutama kaum ibu, tampak larut dalam kekhusyukan hingga meneteskan air mata saat dzikir dan sholawat berlangsung.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Buya Salman Ahmad Nasution, memohon keberkahan, keamanan, serta kemajuan bagi Desa Aek Mual, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, dan Indonesia.
Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan lancar berkat kerja sama panitia, Karang Taruna, Pemerintah Desa, serta dukungan seluruh elemen masyarakat.
Penulis : Rosidin
Editor : Redaksi































