TUBABA – Pelaksanaan proyek Peningkatan Daerah Irigasi Way Rarem melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 di Tiyuh Gading Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat, menjadi perhatian masyarakat. Sorotan muncul setelah ditemukan dugaan sejumlah pekerja tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat menjalankan aktivitas konstruksi di lapangan, Selasa (28/7/2026).
Berdasarkan hasil pantauan di lokasi, beberapa pekerja terlihat diduga tidak mengenakan perlengkapan keselamatan kerja sebagaimana diatur dalam standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Jika kondisi tersebut berlangsung selama proses pekerjaan, hal itu dinilai berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan kerja.
Kondisi tersebut dinilai kontras dengan papan informasi yang terpasang di area proyek. Dalam papan tersebut tercantum imbauan agar seluruh pekerja mengutamakan keselamatan kerja dengan menggunakan APD sesuai potensi bahaya dan tingkat risiko pekerjaan.
Berdasarkan informasi pada papan proyek, kegiatan tersebut merupakan Peningkatan Daerah Irigasi Way Rarem yang dilaksanakan oleh P3A Tani Subur. Proyek ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 dengan nilai anggaran sebesar Rp195.000.000.
Penerapan standar K3 merupakan bagian penting dalam setiap pekerjaan konstruksi.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penggunaan APD seperti helm keselamatan, rompi reflektif, sepatu pelindung, dan perlengkapan lainnya bertujuan meminimalkan risiko kecelakaan kerja serta memberikan perlindungan bagi para pekerja selama proses pembangunan berlangsung.
Sejumlah warga berharap pihak pelaksana segera melakukan evaluasi terhadap penerapan standar keselamatan di lapangan dan memastikan seluruh pekerja menggunakan APD sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, instansi teknis yang membidangi pelaksanaan program juga diharapkan meningkatkan fungsi pengawasan agar setiap proyek yang dibiayai negara tidak hanya memenuhi target fisik, tetapi juga mematuhi aspek keselamatan kerja.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait mengenai dugaan belum optimalnya penerapan penggunaan APD oleh para pekerja di lokasi proyek. Media ini masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait guna memperoleh klarifikasi dan akan memuat hak jawab sesuai ketentuan yang berlaku apabila telah diterima.
Penulis : Jun
Editor : Pjm































