JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan pembangunan embung tambahan di wilayah Jakarta Barat untuk memperkuat sistem pengendalian banjir. Langkah ini dinilai penting mengingat sejumlah kawasan, khususnya di sekitar Kali Angke, masih memiliki potensi genangan akibat kondisi geografis yang berada di dataran cekung.
Hal tersebut disampaikan Pramono saat meninjau proyek pembangunan sarana dan prasarana pengendalian banjir Kali Angke segmen Permata Buana, RT 13/RW 09, Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (3/11/2026).
Pramono mengungkapkan, progres pembangunan infrastruktur Kali Angke telah mencapai sekitar 90 persen. Namun, penyelesaian proyek tersebut belum sepenuhnya menjamin kawasan sekitarnya terbebas dari ancaman banjir.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kondisi topografi kawasan yang berada di cekungan membutuhkan dukungan infrastruktur tambahan berupa embung untuk menampung limpasan air.
Karena itu, Pramono meminta jajarannya mempersiapkan pembangunan embung tambahan di Jakarta Barat. Terlebih, wilayah tersebut masih membutuhkan lebih banyak fasilitas penampungan air untuk mengoptimalkan pengendalian banjir.
Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, menjelaskan bahwa wilayah Rawa Buaya dan Cengkareng menjadi bagian dari rencana penanganan banjir Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Untuk kawasan Kapuk, Cengkareng, pihaknya tengah membangun sistem polder Kali Apuran. Sementara itu, penanganan banjir di kawasan Rawa Buaya akan dilakukan seiring dengan penyelesaian pembangunan sarana dan prasarana Kali Angke.
Ika mengatakan, berbagai program penanganan banjir tersebut dilaksanakan secara bertahap hingga 2029.
Selain pembangunan infrastruktur pengendalian banjir, Pemkot Jakarta Barat juga melakukan langkah mitigasi melalui pengerukan saluran air secara terpadu dalam program Gerebek Lumpur.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Suku Dinas SDA, jajaran kecamatan hingga tingkat kota.
Peninjauan tersebut turut dihadiri Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah, Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekda Provinsi DKI Jakarta Afan Adriansyah Idris, Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
Penulis : Hery Lubis
Editor : Redaksi






