SAROLANGUN – Peristiwa tragis terjadi di RT 16 Desa Lidung, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, Selasa (3/11/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Tiga orang warga yang merupakan satu keluarga ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah sumur yang diduga mengandung gas beracun.
Ketiga korban masing-masing berinisial S (47), JM (30), dan M (22). Korban S merupakan ayah, JM anak tiri, sedangkan M merupakan anak kandung. Ketiganya diketahui merupakan warga RT 16 Desa Lidung.
Berdasarkan informasi awal, peristiwa tersebut bermula ketika JM bermaksud membersihkan sumur sekaligus memperbaiki mesin pompa air yang mengalami kerusakan karena air tidak dapat naik saat mesin dihidupkan.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat turun ke dalam sumur, JM diduga terpapar gas berbahaya hingga tidak sadarkan diri. Melihat kejadian tersebut, M berinisiatif memberikan pertolongan dengan turun ke dalam sumur. Namun nahas, M juga diduga terpapar gas yang sama hingga kehilangan kesadaran.
Melihat kedua anaknya tidak sadarkan diri di dalam sumur, S kemudian turun dengan maksud memberikan pertolongan. Namun, S pun diduga mengalami hal serupa hingga akhirnya ketiganya ditemukan meninggal dunia.
Mendapatkan informasi kejadian tersebut, personel Polsek Sarolangun bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), BPBD, dan warga setempat segera melakukan proses evakuasi terhadap ketiga korban dengan menggunakan bantuan tali.
Setelah berhasil dievakuasi, ketiga korban kemudian dibawa ke rumah duka di RT 16 Desa Lidung.
Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Sarolangun IPTU Rozalia Saputra, S.Pd., menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah tersebut.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar peristiwa ini menjadi pelajaran bersama untuk lebih mengutamakan keselamatan saat melakukan aktivitas di sekitar sumur.
“Jangan pernah menganggap remeh bahaya di dalam sumur. Ruang tertutup seperti sumur berpotensi mengandung gas berbahaya dan kekurangan oksigen yang dapat menyebabkan seseorang kehilangan kesadaran bahkan meninggal dunia. Pastikan kondisi aman serta gunakan peralatan keselamatan yang memadai sebelum melakukan pekerjaan di dalam sumur,” pesan Kapolres melalui Kapolsek.
Lebih lanjut, Kapolres mengimbau masyarakat agar memperhatikan beberapa hal penting, di antaranya tidak masuk ke dalam sumur tanpa memastikan kondisi udara aman, tidak melakukan pekerjaan di dalam sumur seorang diri, serta menggunakan peralatan keselamatan dan alat pendeteksi gas.
Selain itu, apabila menemukan seseorang pingsan atau terjatuh di dalam sumur, masyarakat diminta tidak langsung turun memberikan pertolongan tanpa perlengkapan khusus karena berisiko menimbulkan korban berikutnya.
“Segera hubungi petugas Damkar, BPBD, kepolisian atau tim penyelamat yang memiliki kemampuan dan peralatan evakuasi. Jangan sampai niat menolong justru menambah jumlah korban. Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama,” tegas Kapolres.
Polres Sarolangun mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, saling mengingatkan, dan selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas guna mencegah terjadinya musibah serupa.
Penulis : Sanu
Editor : Redaksi






