JAKARTA – Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan, mengapresiasi kegiatan edukasi ikan hias yang digelar PWI Pokja Wali Kota Jakarta Barat bersama Asosiasi Pengusaha Ikan Hias Cengkareng (APIC) di PPISHP Perikanan Cengkareng, Jalan Outer Ring Road, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana memperkenalkan dunia ikan hias kepada masyarakat, tetapi juga dinilai dapat membuka peluang pengembangan usaha bagi para pelaku usaha ikan hias yang beraktivitas di kawasan tersebut.
Hasudungan mengatakan, Pemprov DKI Jakarta mendukung berbagai kegiatan yang memberikan dampak positif terhadap pengembangan usaha dan promosi hasil perikanan, termasuk sektor ikan hias.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pemprov DKI Jakarta tentunya sangat mendukung kegiatan yang berdampak positif untuk kemajuan usaha ikan hias. Apalagi kalau lokasi ini bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata ikan hias, sehingga masyarakat luas bisa lebih mengenal biota laut secara lebih dekat,” ujar Hasudungan.
Menurut Hasudungan, PPISHP Cengkareng memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan. Saat ini terdapat sekitar 39 pelaku usaha yang menjalankan aktivitas perdagangan di tempat promosi hasil perikanan milik Pemprov DKI Jakarta tersebut.
“Pemprov DKI ternyata memiliki tempat promosi dan potensi pemasaran ikan hias yang sangat luar biasa. Bahkan, ini merupakan salah satu lokasi yang memiliki potensi khusus di DKI Jakarta,” katanya.
Ia menilai keberadaan para pelaku usaha ikan hias di PPISHP Cengkareng tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya anak-anak.
Menurutnya, kegiatan edukasi seperti yang dilakukan PWI Pokja Wali Kota Jakarta Barat bersama para pengusaha ikan hias dapat membantu memperluas informasi mengenai keberadaan sentra ikan hias di Cengkareng.
“Dengan dilaksanakannya acara seperti ini, masyarakat luas juga akan lebih mengetahui bahwa ada sentra pedagang ikan hias yang sangat bagus di sini,” ujarnya.
Hasudungan menambahkan, Pemprov DKI Jakarta akan terus mendorong potensi tersebut agar dapat berkembang. Berbagai kemungkinan pengembangan, mulai dari kegiatan promosi hingga perawatan dan penataan kawasan, akan menjadi bagian yang dapat dibahas ke depan.
“Mungkin ke depan kita akan mencari solusi atau membuat kegiatan lainnya di lokasi ini, termasuk dari sisi perawatan maupun promosi,” ungkapnya.
Sebelum mengikuti kegiatan edukasi, Hasudungan juga berkeliling meninjau langsung aktivitas para pedagang ikan hias. Ia berdialog dengan sejumlah pelaku usaha untuk mendengarkan kondisi serta potensi pengembangan usaha ikan hias di kawasan tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, Hasudungan didampingi Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Barat Bety Rahmawati dan Ketua APIC Bryan Goatama.
Kegiatan edukasi ikan hias itu juga dihadiri sejumlah pejabat dan unsur terkait, di antaranya Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat Agus Ramdani, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Barat Depika Romadi, serta Ketua PWI Jaya.
Yang menarik, kegiatan tersebut melibatkan ratusan siswa sekolah dasar dan taman kanak-kanak. Para siswa diajak mengenal lebih dekat berbagai jenis ikan hias sekaligus mendapatkan edukasi mengenai dunia perikanan sejak usia dini.
Selain edukasi, panitia juga menggelar perlombaan menggambar bagi anak-anak TK. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus menumbuhkan ketertarikan anak-anak terhadap ikan hias dan lingkungan perairan.
Melalui kegiatan edukasi, promosi dan pemberdayaan pelaku usaha, PPISHP Cengkareng diharapkan tidak hanya menjadi tempat transaksi perdagangan ikan hias, tetapi juga dapat berkembang menjadi pusat edukasi dan destinasi wisata ikan hias di Jakarta Barat.
Penulis : Hery Lubis
Editor : Redaksi































