JAKARTA, DUADIMENSI.COM – Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Barat memperkuat sinergi bersama masyarakat Kecamatan Tambora melalui kegiatan silaturahmi yang digelar di Queen Restaurant, Roa Malaka, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah, Kapolres Jakarta Barat Nasriadi, unsur Kodim, Kantor Pertanahan/BPN, Wakil Wali Kota Jakarta Barat Ali Murthadho, jajaran Pemerintah Kota Jakarta Barat, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, pengurus RT/RW, FKDM, LMK, Karang Taruna, dan berbagai elemen masyarakat Tambora.
Silaturahmi ini menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara pemerintah dengan masyarakat dalam menangani berbagai persoalan kewilayahan.
ADVERTISEMENT
Advertesment
SCROLL TO RESUME CONTENT
Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah menyampaikan bahwa semangat kebersamaan tersebut sejalan dengan program Jaga Jakarta, yang mencakup upaya menjaga kebersihan, keamanan, dan kesehatan lingkungan.
Dalam pertemuan itu, Iin menyoroti sejumlah persoalan yang menjadi perhatian di Kecamatan Tambora, khususnya mitigasi banjir dan genangan, pencegahan kebakaran, serta pengelolaan sampah.
Dorong Penanganan Banjir dan Genangan
Dalam upaya mengatasi persoalan banjir dan genangan, Pemerintah Kota Jakarta Barat mendorong sejumlah langkah penanganan, mulai dari pengerukan kali, pembangunan rumah pompa, pembenahan saluran air, hingga pelibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan saluran lingkungan.
Iin menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan warga agar penanganan persoalan lingkungan dapat dilakukan secara berkelanjutan, termasuk melalui kepedulian masyarakat terhadap kondisi saluran air di wilayah masing-masing.
Pencegahan Kebakaran di Kawasan Padat
Selain persoalan banjir, potensi kebakaran juga menjadi perhatian dalam silaturahmi tersebut. Iin meminta para pelaku usaha, terutama yang beroperasi di kawasan padat penduduk dan sentra konveksi, untuk meningkatkan perhatian terhadap aspek keselamatan.
Hal yang perlu diperhatikan meliputi penggunaan instalasi listrik, pengelolaan limbah, dan keselamatan kerja. Ia juga mendorong keberadaan hidran mandiri sebagai salah satu upaya mendukung penanganan awal apabila terjadi kebakaran.
Langkah pencegahan dinilai penting mengingat karakteristik kawasan padat dan aktivitas usaha yang memerlukan perhatian terhadap aspek keselamatan lingkungan.
Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat
Dalam bidang kebersihan, Pemkot Jakarta Barat mendorong pengurangan dan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.
Program tersebut diarahkan melalui pengembangan wilayah percontohan di tingkat RW, kelurahan, perkantoran, pasar, serta Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R).
Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah secara lebih tertib sekaligus mendukung kebersihan lingkungan.
Program Tampan Jadi Penguatan Kolaborasi Tiga Pilar
Sementara itu, Camat Tambora Pangestu Aji menyampaikan bahwa kolaborasi tiga pilar bersama masyarakat terus dijalankan melalui program Tampan, akronim dari Tambora Terpadu, Tertib, Aman, dan Nyaman.
Menurut Pangestu, pelaksanaan program tersebut selama dua periode telah menyasar 22 titik dan menghasilkan sejumlah perbaikan di wilayah.
Ia menilai keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan penanganan berbagai persoalan kewilayahan.
Melalui kegiatan silaturahmi Forkopimko Jakarta Barat bersama warga Tambora, komunikasi lintas unsur diharapkan terus diperkuat sehingga berbagai persoalan lingkungan, keamanan, dan ketertiban dapat ditangani melalui kerja sama antara pemerintah dan masyarakat.
Penulis : Lam
Editor : Redaksi































